JAKARTA – Setiap tanggal 21 Juni, dunia memperingati Hari Yoga Sedunia — sebuah momentum global yang tidak hanya mengangkat praktik fisik dan spiritual dari India kuno, tetapi juga memperkuat kesadaran akan pentingnya kesehatan holistik. Tahun 2025 menandai peringatan ke-11 dari Hari Yoga Sedunia dengan tema yang sangat relevan, Yoga for One Earth, One Health.
Di tengah tantangan kesehatan dan lingkungan global, yoga hadir bukan sekadar olahraga, tetapi filosofi hidup yang menyatukan tubuh, pikiran, dan kesadaran terhadap dunia di sekitar kita.
Apa Itu Yoga?
Yoga adalah praktik kuno yang berasal dari India dan mencakup aspek fisik, mental, dan spiritual. Kata ‘yoga’ sendiri berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti ‘menyatukan’ atau ‘menggabungkan’. Makna ini mencerminkan tujuan utama yoga: menyatukan tubuh dan pikiran dalam harmoni yang seimbang.
Berbeda dengan aktivitas kebugaran biasa, yoga tidak hanya berfokus pada kekuatan fisik atau kelenturan tubuh. Yoga mengajarkan keterhubungan antara tindakan, pikiran, dan jiwa. Dalam praktiknya, yoga menciptakan ruang bagi ketenangan batin, meningkatkan kesadaran diri, serta mengajarkan disiplin dalam hidup sehari-hari.
Mengapa Kita Merayakan Hari Yoga Sedunia?
Peringatan Hari Yoga Sedunia berawal dari gagasan yang disampaikan oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi, dalam Sidang Umum PBB ke-69. Dalam pidatonya, ia menyebut yoga sebagai ‘hadiah tak ternilai dari tradisi kuno kita’ dan menggambarkannya sebagai pendekatan holistik terhadap kesehatan dan kesejahteraan.
Gagasan ini disambut positif dan akhirnya pada 11 Desember 2014, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan 21 Juni sebagai Hari Yoga Internasional melalui Resolusi 69/131 yang didukung oleh 175 negara, salah satu jumlah dukungan terbanyak dalam sejarah resolusi PBB.
Tujuan dari Hari Yoga Sedunia adalah untuk meningkatkan kesadaran global tentang manfaat yoga. WHO bahkan menggarisbawahi pentingnya aktivitas fisik seperti yoga sebagai cara untuk mengurangi risiko penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker.
Tema 2025 : Yoga untuk Satu Bumi, Satu Kesehatan
Tema tahun ini, Yoga for One Earth, One Health, mengangkat pemikiran bahwa kesehatan pribadi dan kelestarian bumi saling berhubungan. Yoga membantu kita menjaga tubuh tetap bugar, menenangkan pikiran, dan menumbuhkan kesadaran akan gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Melalui yoga, kita tidak hanya diajak merawat diri sendiri, tetapi juga lebih peduli terhadap lingkungan dan komunitas. Semangat Vasudhaiva Kutumbakam, yang berarti ‘dunia adalah satu keluarga’, menjadi inti dari pesan ini.
Makna yang Lebih Dalam dari Sekadar Latihan Fisik
Yoga bukan hanya soal posisi tubuh atau pernapasan teratur. Seperti yang pernah disampaikan oleh B. K. S. Iyengar, salah satu tokoh yoga paling berpengaruh.
“Yoga membina cara mempertahankan sikap yang seimbang dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan keterampilan dalam menjalankan tindakan kita.” Ini menegaskan bahwa yoga adalah panduan hidup yang mengajarkan kita untuk menghadapi tantangan dengan ketenangan dan keberanian.
Hari Yoga Sedunia bukan sekadar seremonial tahunan. Ia adalah pengingat bahwa dalam dunia yang serba cepat dan penuh tekanan, kita masih bisa menemukan keseimbangan, keheningan, dan harmoni melalui praktik sederhana yang telah diwariskan ribuan tahun lalu. Dengan menjadikan yoga sebagai bagian dari rutinitas, kita tidak hanya menjaga diri tetap sehat, tetapi juga ikut andil dalam menjaga bumi tetap lestari.


