Ribuan Rakyat Iran Melarikan Diri Gegara Serangan Israel

0 Shares

JAKARTA – Sebanyak ribuan orang melarikan diri dari Teheran karena saling tembak rudal dengan Israel tak kunjung usai meskipun sudah melewati enam hari. Israel meminta penduduk di wilayah barat daya Teheran untuk mengungsi, agar angkatan udara Israel bisa menyerang militer Iran.

Akibatnya, lalu lintas menuju jalanan yang mengarah ke ibu kota dipadati oleh masyarakat yang ingin melarikan diri.

- Advertisement -

Sementara itu, perginya masyarakat Iran dari rumah mereka, beriringan dengan Presiden AS Donald Trump yang meminta Iran agar mereka menyerah tanpa syarat kepada Israel.

Meskipun tidak mengaku bahwa pihak Israel dan AS tidak berniat untuk membunuh pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tetapi Donald Trump tetap menunjukkan ancaman yang agresif kepada Iran.

- Advertisement -

“Kami tahu persis di mana yang disebut Pemimpin Tertinggi itu bersembunyi. Kami tidak akan membunuhnya, setidaknya untuk saat ini. Kesabaran kami sudah menipis,” kata Donald Trump, dikutip Holopis.com, Rabu (18/6/2025).

“Menyerah tanpa syarat!,” lanjut Trump kepada Iran.

Amerika Serikat juga diketahui memberikan bantuan kepada Israel, dan langsung mengambil tindakan tidak langsung dalam konflik Israel dengan Iran. Tetapi Amerika juga ikut membantu dengan menembak jatuh rudal-rudal Iran yang ditembakkan ke Israel.

Sementara itu seperti diberitakan Holopis.com sebelumnya, Duta Besar Republik Islam Iran, Mohammad Boroujerdi mengatakan bahwa serangan zionis Israel terhadap Iran adalah sebuah agresi ilegal dan sudah melanggar tata tertib internasional. Israel menurutnya telah menyerang kehormatan, tanah air, dan harga diri Iran sebagai sebuah bangsa.

“Pada tanggal 13 Juni dini hari, rezim zionis Israel melancarkan agresi dan serangan yang ilegal. Terhadap wilayah Republik Islam Iran, saya menyebutkannya agresi yang ilegal karena berdasarkan hukum dan tata tertib internasional, agresi tersebut tidak dibenarkan dan tidak memiliki status hukum,” kata Mohammad Boroujerdi di Kediaman Resmi Duta Besar Iran.

Boroujerdi mengatakan bahwa agresi Israel telah menyerang faslitas sipil serta masyarakat yang tidak berdosa, termasuk fasilitas-fasilitas sipil.

Sekedar mengingatkan kembali Sobat Holopis, Israel melancarkan rentetan serangan terhadap Iran dan mengaku hanya menargetkan pertahanan udara. Akibatnya, Iran mengatakan mereka tidak mau melakukan negosiasi gencatan senjata kepada Israel jika mereka dalam keadaan sedang diserang.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis