Ratusan Rumah di Parigi Moutong Terendam Banjir


Oleh : Ronald Steven

JAKARTA - Bencana banjir merendam ratusan rumah warga yang ada di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulawesi Tengah sejak Selasa (17/6).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, banjir tersebut terbilang berlangsung dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama.

"Namun demikian, selang beberapa jam banjir surut. Kondisi jalan yang terendam banjir kembali dapat diakses kendaraan," kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (18/6).

Abdul menjelaskan bahwa peristiwa ini berdampak pada 3 desa di Kecamatan Bolano Lambunu.

"Populasi terdampak 138 KK (512 jiwa) dan 22 KK (152 jiwa) mengungsi sementara waktu. Mereka masih mengungsi di kantor desa," ujarnya.

Sedangkan kerugian material meliputi rumah terdampak 104 unit, rumah rusak berat 1 unit dan fasilitas umum terdampak 4 unit.

Menyikapi sejumlah bencana di wilayah nusantara, Abdul mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu waspada dan siap siaga.

Terkait bahaya hidrometeorologi basah, khususnya cuaca ekstrem, Abdul mengimbau wilayah-wilayah dengan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat, seperti sebagian besar wilayah di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

"Warga diimbau untuk selalu memutakhirkan informasi prakiraan cuaca apabila akan beraktivitas di luar ruangan," imbaunya.

Terkait dengan potensi ancaman karhutla, sejumlah wilayah memiliki tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah pada tingkat mudah hingga sangat mudah terbakar, seperti wilayah Aceh, Sumatra Utara, Riau, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. BNPB menekankan pada upaya pencegahan potensi karhutla di wilayah-wilayah tersebut.

Tampilan Utama