JAKARTA – Sebanyak lebih dari 20 penerbangan menuju dan dari pulau Bali terpaksa dibatalkan atau ditunda akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki pada hari Rabu 18 Juni 2025.
Ketiga bandara pun harus ditutup, yaitu Bandar Udara Fransiskus Xaverius Seda, Bandara Soa, dan Bandara Haji Hasan Aroeboesman.
Terdiri dari 12 penerbangan internasional dan 14 penerbangan domestic. Dari jumlah penerbangan, diperkirakan ada lebih dari 14.000 penumpang harus batal melakukan perjalanan pada hari ini.
“Akibat aktivitas gunung berapi Lewatobi Laki Laki di Nusa Tenggara Timur, beberapa penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai dibatalkan,” demikian disampaikan operator bandara Angkasa Pura Indonesia Kepada AFP, dikutip Holopis.com, Rabu (18/6).
Seperti diberitakan Holopis.com sebelumnya Sobat Holopis, Gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi dengan erupsi spektakuler pada Selasa (17/6), pukul 17.35 WITA. Letusan ini menjadi salah satu yang paling kuat dalam beberapa bulan terakhir.
Kolom abu hasil erupsi dilaporkan sangat tinggi, yakni mencapai 10.000 meter (10 km) dari puncak gunung, atau setara 11.584 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu terpantau berwarna kelabu dengan intensitas tebal, menyebar ke berbagai penjuru arah utara, timur laut, timur, tenggara, selatan, barat daya, barat, hingga barat laut.
Letusan ini memicu kekhawatiran serius di kalangan warga dan pemerintah daerah, terlebih karena hingga kini masih terdapat lebih dari 4.000 pengungsi yang belum bisa kembali ke rumah akibat rangkaian erupsi sebelumnya.


