Sabtu, 21 Feb 2026
BREAKING
Sabtu, 21 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Jangan Panik! Ini Tanda dan Cara Atasi Keputihan Tidak Normal

0 Shares

JAKARTA – Keputihan adalah bagian alami dari sistem reproduksi wanita. Cairan ini berfungsi untuk menjaga kebersihan, kelembapan, dan keseimbangan bakteri baik di area kewanitaan. Namun, tidak semua keputihan bersifat normal. Perubahan warna, bau, hingga konsistensi bisa menjadi tanda adanya gangguan yang perlu diwaspadai.

Sobat Holopis perlu memahami perbedaan antara keputihan yang sehat dan keputihan yang mungkin menandakan masalah dari Miss V. Artikel ini akan mengulas tanda-tanda keputihan tidak normal, penyebab umumnya, dan cara tepat untuk mengatasinya.

- Advertisement -

Ciri-ciri Keputihan yang Tidak Normal

Keputihan yang tidak wajar umumnya memiliki tanda-tanda seperti berikut:

  • Warna: kehijauan, kekuningan pekat, abu-abu
  • Bau: amis menyengat, asam tajam, atau busuk
  • Konsistensi: sangat kental, menggumpal seperti susu basi, atau berbusa
  • Gejala penyerta: gatal, perih, nyeri saat buang air kecil, atau nyeri saat berhubungan intim

Jika Sobat Holopis mengalami satu atau lebih dari ciri di atas, kemungkinan besar keputihan tersebut dipicu oleh kondisi medis tertentu. Ini dia Sobat Holopis, penyebab umum keputihan yang tidak normal.

- Advertisement -

1. Infeksi Jamur (Kandidiasis)

Ciri khas : keputihan putih kental seperti keju, disertai rasa gatal intens.
Penyebab : pertumbuhan berlebih jamur Candida, bisa terjadi karena stres, antibiotik, atau diabetes.

2. Bakteri Vaginosis

Ciri khas : keputihan berbau amis, berwarna abu-abu.
Penyebab : ketidakseimbangan bakteri baik dan jahat di vagina, sering dipicu oleh penggunaan sabun pewangi atau douching.

3. Trikomoniasis

Ciri khas : keputihan berbusa, kuning kehijauan, bau menyengat.
Penyebab : infeksi menular seksual dari parasit Trichomonas vaginalis.

4. Gonore atau Klamidia

Ciri khas : keputihan kuning, disertai nyeri panggul atau nyeri saat buang air kecil.
Penyebab: infeksi menular seksual yang membutuhkan penanganan medis segera.

Cara Mengatasi Keputihan Tidak Normal

1. Konsultasikan ke Dokter Kandungan

Diagnosis yang tepat penting agar bisa ditentukan pengobatan yang sesuai, seperti antijamur atau antibiotik.

2. Hindari Produk yang Mengganggu pH Vagina

Sabun wangi, tisu basah berpewangi, dan cairan pembersih dalam vagina bisa merusak keseimbangan pH. Cukup bersihkan dengan air hangat dan sabun lembut di area luar saja.

3. Gunakan Celana Dalam yang Tepat

Pilih bahan katun yang menyerap keringat dan hindari celana dalam yang terlalu ketat. Ganti pakaian dalam minimal dua kali sehari saat kondisi lembap.

4. Jaga Kebersihan Saat Haid dan Setelah Hubungan Seksual

Cucilah area kewanitaan dari depan ke belakang untuk mencegah penyebaran bakteri dari anus. Gantilah pembalut secara rutin dan hindari penggunaan pantyliner berkepanjangan.

5. Hindari Kebiasaan Douching

Douching atau menyemprotkan cairan ke dalam vagina bisa menyebabkan infeksi karena menghilangkan flora alami pelindung.

Keputihan memang bagian normal dari siklus kewanitaan, tetapi penting bagi Sobat Holopis untuk mengenali kapan keputihan menjadi tanda adanya masalah. Dengan perhatian pada kebersihan, pemilihan produk yang tepat, dan konsultasi medis saat diperlukan, kesehatan area kewanitaan bisa tetap terjaga optimal. Ingatlah, kewaspadaan hari ini akan menjaga kenyamanan tubuh di masa depan.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru