Senin, 23 Feb 2026
BREAKING
Senin, 23 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Mahfud MD Minta Prabowo Jangan Kecolongan soal Kasus Budi Arie

Tapi kalau komitmen Pak Prabowo itu kuat, kayak gini gampang, ndak sulit sama sekali. Ya, tapi saya berharap yang ini soal moral dan masa depan hukum di Indonesia, dan citra pemerintahan.

0 Shares

JAKARTA – Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menilai bahwa Kejaksaan Agung maupun Polri sudah waktunya untuk menjerat Budi Arie Setiadi sebagai tersangka, dalam skandal dugaan penerimaan uang dari bisnis judi online yang menyeret sejumlah nama pegawai di Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo (sekarang Komdigi).

“Yang Budi Arie ini terjadi bulan Maret itu. Bahkan nanti kalau Jaksa fair gitu, ya dari apa yang terberitakan baik terbuka maupun diam-diam tapi itu bisa dipercaya, itu ada dari segmen tertentu itu,” kata Mahfud MD dalam podcast Terus Terang yang disiarkan di Channel Youtube Mahfud MD Official seperti dikutip Holopis.com, Selasa (17/6/2025).

- Advertisement -

Terlebih dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang sempat dibuat oleh Kepolisian dalam hal ini Bareskrim Polri, bahwa ada rangkaian cerita peristiwa, Budi Arie mendapatkan uang dari bisnis judi online dalam bentuk uang yang diletakkan dengan bungkus kopi.

Bahkan kata Mahfud, uang tersebut diantarkan langsung ke rumah dinas Menteri Kominfo di kawasan Widya Candra, Jakarta Selatan.

- Advertisement -

“Dari rangkaian jalannya peristiwa itu ada berita di BAP-nya, bahwa uang itu diantarkan ke rumah dinas Budi Arie dengan memakai bungkus kopi,” jelas Mahfud.

Tidak hanya sekadar omong-omong belaka, statemen Mahfud ini diklaim berdasarkan kronologi dari materi BAP yang menjerat salah atu terdakwa dalam kasus bisnis judi online.

“Saya ada kronologinya, dari tanggal ke tanggal. Itu kalau diungkap sama Kejaksaan, nah itu semakin memperkuat lagi,” sambungnya.

Guru besar ilmu hukum tata negara dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini pun mempertanyakan mengapa sampai dengan saat ini Kepolisian tak kunjung menetapkan Budi Arie Setiadi sebagai tersangka.

Walaupun mungkin Budi Arie bisa lolos dari Kepolisian, Mahfud MD yakin bahwa Kejaksaan Agung akan lebih profesional dalam menangani kasus yang menjeret relawan Jokowi (Joko Widodo) itu.

“Kita bertanya kenapa sih Polisi tidak langsung menjadikan satu paket tersangka itu, seharusnya satu paket itu satu pertanyaan tersendiri. Tapi ndak apa-apa, Jaksa dan hakim bisa memerintahkan, oh ini sudah jelas kok, bawa, gitu aja,” tuturnya.

Budi Arie Harus Jadi Tersangka

Lebih lanjut, Mahfud MD menyatakan bahwa kasus Budi Arie Setiadi akan segera masuk ke tahap penyidikan dan bahkan bisa masuk ke pengadilan. Sebab jika berbekal keterangan para terdakwa sebelumnya, maka aparat penegak hukum sudah punya modal besar untuk menyeret Budi Arie ke jeruji besi.

“Dan menurut saya pengakuan di Pengadilan, kemudian catatan di BAP, itu satu hal yang terang benderang, untuk tidak melepas Budi Arie begitu saja atas nama dia tidak tahu soal teknis, lho dia tahu banget. Gimana, dia yang ngatur teksninya agar si A itu yang ngatur itu,” tegas Mahfud MD.

Walaupun ia juga masih ragu bahwa ada praktik mafia hukum di Indonesia, sehingga fenomena Budi Arie yang masih bisa berkeliaran dalam skandal bisnis judi online tersebut tak kunjung ketemu titik terangnya.

“Tapi ingat, mafia peradilan itu kaitannya banyak itu, ada pejabat, ada pengacara yang bikin narasi-narasi bantahan, ada medsos, ada buzzer, ada hakim yang mungkin pernah terlibat sesuatu itu, memang tidak mudah,” tukasnya.

Hanya saja, ia masih menaruh optimisme yang tinggi terhadap kepemimpinan Prabowo Subianto, bahwa Presiden tak akan memberikan peluang untuk melindungi para pelaku kejahatan, termasuk kaitan tindak pidana korupsi dan suap.

“Tapi kalau komitmen Pak Prabowo itu kuat, kayak gini gampang, ndak sulit sama sekali. Ya, tapi saya berharap yang ini soal moral dan masa depan hukum di Indonesia, dan citra pemerintahan,” ucapnya.

Oleh sebab itu, Mahfud MD berharap besar Budi Arie Setiadi tidak lolos dalam kasus judi online, terlebih sosok Ketua Umum ProJo tersebut saat ini menjabat sebagai Menteri Koperasi di Kabinet Merah Putih.

“Kalau yang gini-gini masih lolos lagi di periode ini, harapan nggak ada,” pungkas Mahfud.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru