Israel Klaim Tewaskan Kepala Militer Iran dalam Serangan Udara di Teheran


Oleh : Darin Brenda Iskarina

JAKARTA - Militer Israel pada Selasa (17/6) mengatakan bahwa mereka telah menewaskan Ali Shadmani, kepala staf perang Iran sekaligus salah satu tokoh militer paling senior di Republik Islam Iran, dalam serangan udara semalam di pusat komando di Teheran tengah.

“Serangan tersebut dilancarkan oleh Angkatan Udara Israel setelah adanya informasi intelijen yang presisi dan kesempatan yang tiba-tiba," kata pihak militer Israel dalam sebuah pernyataan, dikutip Holopis.com, Selasa (17/6).

Shadmani, yang digambarkan oleh militer Israel sebagai komandan operasional tertinggi angkatan bersenjata Iran sekaligus rekan dekat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, pernah memimpin Korps Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolution Guards Corps/IRGC) dan angkatan darat Iran.

Dia ditunjuk untuk memimpin angkatan bersenjata Iran pada awal perang lima hari yang sedang berlangsung setelah Israel membunuh pendahulunya, Alaa Ali Rashid, dalam serangan sebelumnya yang memulai pertempuran saat ini.

Militeri Israel Sebut Ini Bisa Mengganggu Rantai Komandi

Sementara itu Militer Israel mengatakan meninggalnya Shadmani bisa mengganggu rantai komando yang ada.

“Tewasnya Shadmani menambah serangkaian eliminasi yang menargetkan kepemimpinan militer paling senior di Iran dan mengganggu rantai komando," kata militer Israel.

Sebagai informasi Sobat Holopis, serangan Iran terjadi di tengah pertempuran udara mematikan yang telah berlangsung selama empat hari antara Republik Islam Iran dan Israel dan telah menewaskan sedikitnya 244 orang di Iran dan 24 orang di Israel.

Tampilan Utama