JAKARTA – Perang Padri adalah salah satu babak kelam dalam sejarah Indonesia yang terjadi di Sumatera Barat antara tahun 1821 hingga 1837. Pertempuran ini awalnya terjadi antara kaum Padri, para ulama yang ingin memurnikan ajaran Islam, dan kaum Adat, masyarakat Minangkabau yang memegang adat istiadat leluhur.
Namun konflik internal ini berubah menjadi perlawanan besar terhadap penjajah Belanda. Setelah Belanda memanfaatkan perpecahan ini untuk memperluas pengaruhnya, kaum Padri dan Adat akhirnya bersatu melawan penjajahan.
Dipimpin oleh tokoh karismatik Tuanku Imam Bonjol, pasukan Padri memberikan perlawanan sengit selama belasan tahun. Namun, pada tahun 1837, Benteng Bonjol jatuh ke tangan Belanda dan Imam Bonjol pun ditangkap dan diasingkan hingga akhir hayatnya.

