JAKARTA – Tijjani Reijnders mengungkapkan bahwa salah satu faktor dirinya bergabung dengan Manchester City karena kepelatihan Pep Guardiola. Pemain berdarah Belanda-Indonesia itu pun yakin ia bisa berkembang lebih baik lagi di bawah Guardiola.
Sebelumnya diketahui, Manchester City mengumumkan Tijjani Reijnders sebagai rekrutan terbaru di bursa transfer pemain musim panas ini, pada Rabu (11/6).
Reijnders sah menandatangani kontrak selama lima tahun. Hadirnya Reijnders pun diharapkan bisa menjadi pengganti yang potensial untuk kepergian Kevin De Bruyne.
Reijndes sadar betul bagaimana tantangan bermain bersama Manchester City, namun tampil di Liga Inggris menjadi mimpinya.
Selain daripada itu, Reijnders juga blak-blakan dirinya memilih Manchester City sebagai tempat berlabuh berikutnya karena faktor Pep Guardiola.
“Ini kesempatan besar bagi saya. Saya telah mengikutinya (Guardiola) sejak dia melatih Barcelona bersama Lionel Messi,” ungkap Reijnders, seperti dikutip Holopis.com dari situs resmi Manchester City.
“Cara dia bermain di sana dan bagaimana dia membawanya ke sini adalah sesuatu yang membuat saya sangat bersemangat bermain untuk Manchester City,” tambahnya.
Lebih lanjut, Reijnders yakin dirinya akan berkembang dilatih Pep Guardiola.
“Yang pasti, untuk mengembangkan diri sebagai gelandang, menjadi gelandang yang lebih komplit,” ujarnya lagi.
“Sepakbola adalah tentang memenangkan hadiah, dan saya berharap dapat memenangkan hadiah sebanyak mungkin di sini bersama Manchester City,” tambahnya.
“Semua orang tahu bagaimana Manchester City bermain secara umum dengan gaya bermainnya,” tukasnya.
“Mendominasi di lapangan melawan lawan dan memainkan sepak bola menyerang. Itulah yang paling cocok untuk saya,” jelasnya.
“Saya seperti gelandang box-to-box yang suka ikut membangun serangan dari belakang dan akhirnya memberi umpan kepada penyerang dan menciptakan peluang. Kadang-kadang saya juga mencoba mencetak gol sendiri,” imbuhnya.

