JAKARTA – Luciano Spalletti baru saja dipecat Timnas Italia, eks suksesor Napoli itu pun mengaku telah gagal menangani Gli Azzurri.
Sebelumnya diketahui, Timnas Italia dan Luciano Spalletti baru saja berpisah, dimana pengumuman itu dibuat usai Gli Azzurri menang kandas di tangan Norwegia dengan skor 3-0 tanpa balas pada Kualifikasi Piala Dunia 2026, Jumat (6/6).
Ada pun pertandingan kontra Moldova merupakan laga terakhir Luciano Spalletti, Selasa (10/6) dini hari WIB. Pada laga itu, Gli Azzurri berhasil menang dengan skor 2-0 tanpa balas.
Spalletti kemudian mengungkapkan bahwa dirinya telah gagal melatih Timnas Italia. “Saya mengakui bahwa saya tidak mewariskan skuad Italia yang hebat kepada penerus saya, karena malam ini sekali lagi penampilannya tak bagus,” ungkap Spalletti, seperti dikutip Holopis.com dari Football Italia.
“Saya diberi kesempatan untuk bekerja. Saya mencoba, saya melakukan kesalahan dan mencoba beberapa eksperimen,” tambahnya.
“Dalam apapun yang saya lakukan, saya mencoba untuk belajar, saya tidak yakin kalau saya tahu lebih banyak daripada siapa pun,” sambungnya.
Lebih lanjut, Spalletti mengakui bahwa di tangannya, Timnas Italia di bawah standar yang seharusnya.
“Saya tak bisa mengeluarkan yang terbaik dari para pemain ini, dan saya harus mengakui itu. Semuanya di bawah standar,” ujarnya lagi.
“Faktanya, kalian semua terlalu baik kepada saya, kalau saya akan lebih keras. Kalau suatu hari saya harus bicara buruk soal kalian,” imbuhnya.
Sebagai informasi, masa kepelatihan Luciano Spalletti bersama Timnas Italia itu terbilang singkat, dimana ia ditunjuk pada September 2023 menggantikan Roberto Mancini.
Luciano Spalletti telah bermain 24 pertandingan, dengan 12 diantaranya menang, enam imbang dan enam kekalahan. Timnas Italia juga gagal mempertahankan trofi Piala Eropa 2024, usai dihempaskan di babak 16 besar.

