Habib Syakur Dukung Jokowi Jadi Ketum PSI

0 Shares

JAKARTA – Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid menilai bahwa kendaraan politik yang paling cocok untuk Joko Widodo (Jokowi) adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Hal ini untuk merespons rencana Jokowi maju dalam bursa Caketum PSI dalam Kongres yang diselenggarakan pada 19 – 20 Juli 2025 di Solo, Jawa Tengah mendatang.

- Advertisement -

“Sudah betul. Partai yang saya kira paling representatif untuk Pak Jokowi hanya PSI,” kata Habib Syakur dalam keterangannya kepada Holopis.com, Selasa (10/6/2025).

Ada beberapa alasan mengapa Jokowi lebih cocok berada di PSI. Salah satunya adalah, partai lain dianggap kurang memiliki basis loyal kepada sosok Presiden RI ke 7 tersebut.

- Advertisement -

“Kemarin kan sudah ada aroma kuning-kuning, tapi ternyata saya kita itu bukan basis pak Jokowi. Mungkin mereka mendukung Pak Jokowi, tapi bukan basis loyal, dan itu cukup tidak strategis untuk beliau memimpin,” ujarnya.

Sejumlah partai memang sempat digadang-gadang akan menjadi kendaraan politik Jokowi. Mulai dari Golkar, PPP, bahkan sempat disebut-sebut Gerindra membuka tangan lebar-lebar ke Jokowi jika mau menjadi kader.

Namun demikian, semua partai yang sempat digadang-gadang akan disinggahi Jokowi pasca purna menjadi Presiden dua periode, Habib Syakur melihat PSI lah satu-satunya partai yang memiliki basis loyal kepada mantan Walikota Solo dua periode itu.

“PSI sejak lama kan mendeklarasikan diri sebagai partainya Jokowi. Bahkan Mas Kaesang, anak Pak Jokowi jadi Ketua Umum saat ini. Artinya ketika Pak Jokowi jadi Ketua Umum di PSI, ini akan sangat bagus, singgasana pak Jokowi tidak ada yang mengganggu, karena labelisasi partainya Jokowi itu,” tutur Habib Syakur.

Persoalan etis tidak etis, Habib Syakur memberikan pendapat bahwa dalam setiap partai memiliki mekanisme perekrutan dan aturan main internalnya sendiri. Sepanjang sepengetahuannya, PSI lebih terbuka untuk menempatkan seseorang menjadi Ketua Umum. Bahkan Kaesang Pangarep yang notabane baru bergabung dengan partai berlambang bunga mawar itu sekian hari, langsung mendapatkan tiket untuk maju dalam bursa Caketum September 2023 lalu. Hasilnya pun aklamasi.

Sehingga langkah Jokowi saat ini hanyalah mendaftarkan diri sebagai kader PSI, kemudian tinggal maju dalam bursa Caketum pada Juli 2025. Habib Syakur yakin hasilnya pun tetap aklamasi jika melihat dari dinamika politik dan PSI saat ini.

“Saya sih yakin Pak Jokowi malah dapat karpet merah jika maju Caketum PSI. Semua partai punya cara main sendiri, ya kita hormati. Tapi ya itu, partai yang paling potensial dan representatif buat Pak Jokowi hanya PSI,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Jokowi akan maju dalam bursa Caketum PSI pada bulan Juli 2025 mendatang. Hal ini menguat setelah PSI menyampaikan jika mereka sangat menyambut hangat niat baik ayah kandung Kaesang Pangarep itu.

“Seluruh kader dan pengurus PSI siap menyambut Pak Jokowi jika bergabung dengan PSI,” kata Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman dalam keterangannya, Senin 9 Juni 2025.

Menurut Andy, PSI adalah rumah politik Jokowi. Sehingga kapan pun Jokowi masuk, ia pastikan pintu rumah tersebut akan selalu terbuka lebar.

“PSI adalah rumah Pak Jokowi. Pintu kami terbuka selebar-lebarnya untuk beliau,” ujarnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru