JAKARTA – Wakil Ketua Umum DPP PSI, Andi Budiman menyampaikan bahwa partainya akan sangat membuka lebar jika Joko Widodo (Jokowi) mau bergabung. Sebab ditegaskan bahwa PSI adalah rumah politik Jokowi.
“Seluruh kader dan pengurus PSI siap menyambut Pak Jokowi jika bergabung dengan PSI, bagaimana pun PSI adalah rumah Pak Jokowi,” kata Andy dalam keterangannya, Senin (9/6/2025) seperti dikutip Holopis.com.
Dengan demikian, PSI akan sangat terbuka dan menyambut baik jika mantan Presiden RI ke 7 tersebut benar-benar ingin melabuhkan pilihan politiknya itu untuk bergabung dengan partai berlambang bunga mawar merah itu.
“Pintu kami terbuka selebar-lebarnya untuk beliau (Jokowi -red),” tegasnya.
Andy juga menegaskan bahwa sejauh ini PSI masih terus memperjuangkan nilai-nilai yang diupayakan Jokowi sepanjang menjadi Presiden RI. Salah satunya adalah tentang Indonesia Maju, termasuk visi Indonesia Emas 2045.
Bahkan perjuangan ini merupakan salah satu alasan mengapa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut didirikan sebagai partai politik di Indonesia.
“Kami akan terus memperjuangkan apa yang menjadi visi misi Pak Jokowi tentang kemajuan Indonesia,” tegasnya.
Sekadar diketahui, bahwa Jokowi sempat digadang-gadang maju dalam bursa Caketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Namun demikian, Jokowi belakang ini sudah menyatakan untuk gabung ke PSI saja.
“Saya di PSI saja lah,” kata Jokowi.
Terkait dengan potensi maju bursa Caketum PPP, Jokowi menyatakan bahwa ia memandang partai berlambang kakbah itu memiliki kader potensial, sehingga dirinya tidak perlu ikut dalam kompetisi di sana.
“Di PPP saya kira banyak calon-calon ketua umum yang lebih baik, yang punya kapasitas, kapabilitas, punya kompetensi,” ujarnya.

