JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana akan menjual mobil Tesla merah yang dikatakannya dibeli pada Maret, disebutkan juga bahwa Trump awalnya membeli mobil tersebut untuk menunjukkan dukungan bagi Elon Musk di tengah cercaan soal peran Musk dalam pemerintahan.
“Para pejabat pemerintahan mengatakan bahwa Trump menunjukkan sedikit ketertarikan untuk berinteraksi dengan Musk, bahkan setelah sang miliarder mengisyaratkan bahwa dirinya akan mengambil sikap terbuka demi meredam perseteruan-perseturuan yang sedang terjadi di antara kedua orang tersebut,” tulis laporan The New York Times, seperti dikutip Holopis.com.
Elon Musk membatalkan ancamannya untuk segera menonaktifkan pesawat luar angkasa Dragon milik SpaceX, yang mengangkut para astronaut NASA serta suplai dari dan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS).
Awal Mula Pertikaian Donald Trump dan Elon Musk
Pertikaian antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan miliarder Elon Musk saat ini menjadi isu bagaikan gosip paling hangat di Amerika Serikat. Hal itu lantaran dari yang sebelumnya bos Tesla dan SpaceX tersebut mendukung habis-habisan Donald Trump saat Pemilihan Presiden 2024 silam, kali ini keduanya bertengar dan jadi saling mencaci maki di hadapan warganeti di seluruh dunia.
Donald Trump melemparkan kritikan ke Elon Musk, dan sebagai balasannya Elon Musk menuding Donald Trump dengan berbagai tudingan panas.
Semua dimulai ketika Donald Trump memberikan kritikan kepada Tesla di Oval Office. Hanya dalam hitungan jam saja, hubungan mereka langsung hancur. Dalam media sosialnya yaitu Truth Social, Donald Trump mengatakan bahwa cara untuk menghemat adalah dengan tak lagi memberikan uang kepada Elon Musk.
“Cara termudah untuk menghemat uang dalam anggaran kita, miliaran dan miliaran dolar adalah dengan menghentikan subsidi dan kontrak pemerintah Elon,” kata Donald Trump.
Kemudian Elon Musk pun tak ragu untuk menunjukkan taringnya dan membalas pernyataan Presiden Amerika Serikat yang sangat kontroversial tersebut. Elon memberikan kritikan pedas terkait pemotongan pajak dan RUU belanja Trump.


