JAKARTA – Masjid Istiqlal akan menjadi pusat pelaksanaan Shalat Idul Adha 1445 Hijriah pada Jumat, 6 Juni 2025. Panitia pelaksana mengimbau seluruh jamaah yang ingin menunaikan ibadah di masjid terbesar di Asia Tenggara itu untuk hadir sejak waktu shalat subuh, demi mendapatkan tempat nyaman di ruang utama.
Ketua Panitia Idul Adha Masjid Istiqlal, Abu Hurairah, mengatakan bahwa kapasitas lantai utama sangat terbatas, dan hanya jamaah yang datang lebih awal yang akan mendapat tempat di sana.
“Kalau ingin mendapatkan shalat di lantai utama Masjid Istiqlal, berarti silakan datang mengikuti shalat subuh. Saya jamin, kalau shalat subuhnya di Masjid Istiqlal, insyaallah dapat sholat di lantai utama,” ujar Abu Hurairah dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (4/6) seperti dikutip Holopis.com.
Jamaah Diminta Tidak Membawa Barang Berharga
Abu Hurairah juga memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat yang hendak hadir. Ia meminta agar jamaah tidak membawa barang-barang berharga, mengingat padatnya pengunjung yang diperkirakan akan memadati area masjid sejak pagi hari.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menjaga kebersihan dan kesucian area masjid. Abu Hurairah menegaskan agar tidak meninggalkan sampah sembarangan, terutama plastik, botol air minum, dan kertas koran yang sering dibawa untuk alas shalat.
“Kalau dari rumah bawa plastik, koran, atau air mineral, tolong sampahnya jangan ditinggal di Masjid Istiqlal. Itu yang paling utama,” tegasnya.
Shalat Dimulai Pukul 07.00 WIB, Jangan Datang Terlambat
Panitia memastikan pelaksanaan Shalat Idul Adha akan dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Oleh karena itu, masyarakat yang datang terlambat, misalnya pukul 06.00 atau 06.30 pagi, kemungkinan besar hanya akan mendapatkan tempat di pelataran luar masjid.
Untuk itu, Abu Hurairah juga menyarankan jamaah untuk mengambil air wudhu dari rumah atau sejak dini, agar tidak menumpuk di fasilitas wudhu masjid yang akan sangat padat pada hari tersebut.
Rangkaian Kegiatan: Dari Takbiran Hingga Jamuan Presiden
Idul Adha tahun ini di Masjid Istiqlal tidak hanya diisi dengan pelaksanaan shalat. Panitia juga telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan, seperti:
- Parade takbiran dan takbiran kenegaraan pada Kamis dan Jumat malam, 5–6 Juni 2025, pukul 20.00 WIB.
- Pemotongan hewan kurban setelah pelaksanaan shalat.
- Jamuan makan bersama Presiden RI Prabowo Subianto dengan 2.000 anak yatim yang akan berlangsung usai penyembelihan kurban.
Dengan berbagai kegiatan ini, Masjid Istiqlal kembali menegaskan perannya sebagai simbol persatuan umat Islam di Indonesia, sekaligus pusat kegiatan sosial dan keagamaan berskala nasional.

