JAKARTA – Bencana banjir sempat merendam ratusan rumah warga yang ada di Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah sejak beberapa hari yang lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, banjir tersebut berdampak kepada ratusan rumah warga dan lahan persawahan.
“Banjir mengakibatkan 140 unit rumah dan 500 hektar lahan persawahan terdampak,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (3/6).
Kendati demikian, Abdul memastikan bahwa kondisi banjir tersebut hingga hari ini telah dinyatakan surut dibandingkan sebelumnya.
“Genangan air di jalan lingkungan dan halaman rumah warga telah surut. Warga terdampak sudah kembali beraktivitas,” ujarnya.
Namun, hingga saat ini genangan tersisa di area persawahan dengan tinggi muka air antara 10-60 sentimeter.
Abdul kemudian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada akan terjadinya potensi bencana. Meskipun saat ini sebagian besar wilayah di Indonesia telah memasuki masa musim kemarau, namun potensi hujan turun dengan intensitas ringan hingga lebat masih mungkin terjadi.
“Selalu perhatikan prakiraan cuaca harian dan siapkan tas siaga bencana di rumah masing-masing,” imbaunya.

