JAKARTA – Bencana banjir melanda pemukiman warga yang ada di Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah sejak beberapa hari yang lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, kondisi hujan deras tersebut menyebabkan banjir luapan Sungai Lutut di Dusun Batursari, Desa Batursari.
“Debit air sungai meningkat signifikan akibat curah hujan ekstrem dan penyempitan aliran di beberapa titik, hingga meluap dan merendam enam bidang lahan sawah, terdiri dari satu lahan bengkok desa dan lima lahan milik petani,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (2/6).
Abdul memastikan banjir ini tidak menimbulkan korban jiwa atau kerusakan rumah, namun sektor pertanian diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp10 juta.
“Kondisi terkini banjir telah surut sepenuhnya, sehingga aktivitas warga kembali normal,” imbuhnya.
Abdul memastikan penanganan dilakukan oleh BPBD Kabupaten Temanggung bersama TNI, Polri, perangkat desa, dan masyarakat setempat melalui pendataan, peninjauan lokasi, serta koordinasi dengan pihak terkait.
“Normalisasi aliran Sungai Lutut menjadi langkah krusial agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Oleh karena itu, Abdul kemudian mengimbau masyarakat agar selalu menjaga kebersihan dan kelestarian sungai, terutama bantaran sungai, dengan tidak membuang sampah sembarangan dan bersama-sama melakukan pembersihan sungai secara berkala.
“Upaya ini penting untuk menjaga kelancaran aliran air dan mengurangi risiko banjir akibat luapan sungai,” imbaunya.

