JAKARTA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa Rumah Sakit (RS) Al-Awda tak lagi bisa beroperasi setelah pasukan Israel mengepung rumah sakit tersebut. Padahal rumah sakit tersebut sangat penting untuk para masyarakat Gaza yang butuh perawatan.
“RS Al-Awda benar-benar dikepung Israel, dan menjadi kritis dalam beberapa hari terakhir ini,” kata Dr Rami al Ashragi, dikutip Holopis.com, Minggu (1/6).
Di saat yang bersamaan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan bahwa situasi kemanusiaan di Gaza saat ini sudah benar-benar parah sejak perang Israel-Hamas dimulai pada Oktober 2023.
Meskipun dunia komunitas mengakui bahwa bala bantuan memang sudah dikirim ke Gaza, namun jumlah yang dikirimkan jauh lebih sedikit daripada yang dibutuhkan.
PBB juga menolak untuk bekerja sama dengan Gaza Humanitarian Foundation (GHF) karena organisasi tersebut dioperasikan oleh Israel dan Amerika Serikat. Mereka menuding organisasi itu tidak netral, dan diam-diam mendukung proses pengusiran masyarakat Palestina dari rumah mereka.
Israel Ancam Akan Hancurkan Hamas Jika Tolak Perjanjian Gencatan Senjata dengan Amerika Serikat
Menteri pertahanan Israel, Israel Katz, pada Jumat (30/5) memperingatkan Hamas untuk menerima kesepakatan gencatan senjata di Gaza yang diusulkan oleh Utusan Khusus Amerika Serikat (AS) untuk Timur Tengah Steve Witkoff, jika Hamas menolak melakukan perjanjian, Israel mengancam akan menghancurkan mereka.
“Usulan mencakup pembebasan 10 sandera Israel yang masih hidup dan 18 jenazah dalam dua tahap sebagai ganti gencatan senjata 60 hari di Gaza, serta pembebasan 1.236 tahanan dan tawanan Palestina oleh Israel, beserta jenazah 180 warga Palestina,” demikian menurut laporan dari Israel.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya, Katz mengatakan militer Israel terus melanjutkan operasinya di Gaza dengan kekuatan penuh, melancarkan serangan udara, darat, dan laut dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk perlindungan maksimal bagi tentara kami dalam mempersiapkan masuknya pasukan manuver di setiap wilayah.

