Hari Orang Tua Sedunia Diperingati Setiap 1 Juni, Ini Sejarah dan Maknanya

0 Shares

JAKARTA – Setiap tanggal 1 Juni, dunia memperingati Hari Orang Tua Sedunia (Global Day of Parents), sebuah inisiatif Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menghormati dan mengapresiasi peran penting orang tua dalam kehidupan anak-anak. Sejak pertama kali ditetapkan pada 17 September 2012 oleh Majelis Umum PBB, peringatan ini diadakan setiap tahun sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan pengorbanan yang dilakukan para orang tua demi tumbuh kembang anak-anak mereka.

Menjadi orang tua adalah pengalaman universal yang penuh tantangan, bahkan sejak sebelum kelahiran anak. Banyak orang tua menghadapi berbagai kesulitan, mulai dari komplikasi kehamilan hingga tekanan psikologis dan ekonomi dalam membesarkan anak. Namun di balik semua tantangan tersebut, merekalah yang menjadi guru pertama dan sumber kasih sayang paling awal dalam hidup seorang anak.

- Advertisement -

Sejarah Singkat dan Tujuan Peringatan

Perhatian PBB terhadap keluarga dimulai sejak tahun 1980-an, dengan fokus pada pentingnya peran keluarga dalam pembangunan sosial dan emosional. Pada tahun 1989, PBB menetapkan tahun 1994 sebagai Tahun Keluarga Internasional, dan pada tahun 1993 menetapkan 15 Mei sebagai Hari Keluarga Internasional.

Kemudian, pada tahun 2012, PBB secara resmi mengumumkan 1 Juni sebagai Hari Orang Tua Sedunia. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran orang tua dalam mendidik, melindungi, dan membentuk masa depan anak-anak yang pada gilirannya berdampak besar terhadap pembangunan sosial, ekonomi, dan kesejahteraan global.

- Advertisement -

Tradisi dan Perayaan

Meskipun belum sepopuler Hari Ibu atau Hari Ayah, Hari Orang Tua Sedunia tetap dirayakan dengan cara yang penuh makna. Anak-anak di berbagai belahan dunia memanfaatkan hari ini untuk mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada orang tua, baik secara langsung maupun melalui hadiah, surat, atau kegiatan khusus bersama keluarga.

Lebih dari sekadar memberi bunga atau kado, perayaan ini juga menjadi momen refleksi tentang betapa besarnya peran orang tua sebagai panutan, pelindung, dan pembimbing. Banyak komunitas dan organisasi keluarga mengadakan seminar, kampanye, dan program edukatif untuk mendukung praktik pengasuhan yang sehat dan menyenangkan.

Di sisi lain, peringatan ini juga menjadi pengingat bagi para orang tua tentang tanggung jawab utama mereka terhadap anak-anak. Penelitian menunjukkan bahwa pengasuhan yang penuh cinta dan batasan yang sehat berperan penting dalam perkembangan emosional dan mental anak, serta mencegah luka batin yang bisa berdampak panjang hingga dewasa.

Hari Orang Tua Sedunia adalah waktu yang tepat untuk menghormati hubungan paling mendasar dan kuat dalam hubungan antara orang tua dan anak. Di tengah dunia yang penuh tantangan, kehadiran orang tua yang penuh kasih adalah berkah yang tak ternilai.

Bagi siapa pun yang berperan sebagai orang tua, hari ini adalah momen untuk merayakan pencapaian kecil sekaligus mengapresiasi diri sendiri. Dan bagi anak-anak, ini adalah kesempatan untuk mengatakan dua kata sederhana yang berarti segalanya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis