Jumbo Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa Kalahkan KKN di Desa Penari
JAKARTA - Film animasi ‘Jumbo’ persembahan Visinema Studios dari sutradara Ryan Adriandhy serta produser Anggia Kharisma dan Novia Puspa Sari akhirnya menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa dalam waktu kurun 60 hari.
Ini sekaligus menjadikan ‘Jumbo’ sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa dengan masa tayang yang lebih singkat mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh film ‘KKN di Desa Penari’ (2022) yang yang mencapai angka 10 juta++ penonton pada masa tayang 90+ hari. Ini juga menjadikan ‘Jumbo’ sebagai film Indonesia kedua yang bisa meraih angka penonton 10 juta++ bersama ‘KKN di Desa Penari’.
Dengan capaian yang diraih oleh ‘Jumbo’, juga digadang-gadang akan memberikan kesempatan yang terbuka lebar bagi para kreator serta para investor dan produser untuk mau memberikan keyakinan lebih pada karya animasi.
“Senang rasanya menciptakan sejarah bersama banyak orang yang merasa memiliki karyanya. Semoga ‘Jumbo’ akan hidup lebih lama di hati kalian,” ujar penulis dan sutradara “JUMBO” Ryan Adriandhy dalam keterangan tertulis yang diterima Holopis.com, Jumat (30/5).
Film Jumbo bercerita tentang Don, anak yatim piatu yang sering diremehkan karena tubuhnya yang besar. Don memiliki buku dongeng peninggalan orang tuanya yang menjadi sumber inspirasi dan pelarian.Buku tersebut dicuri oleh teman yang merundungnya, sehingga Don merasa putus asa.
Di tengah keputusasaan, Don bertemu dengan Meri, peri misterius yang meminta bantuannya untuk menemukan orang tuanya. Don dan Meri kemudian memulai petualangan bersama, belajar tentang persahabatan, keberanian dan kepercayaan diri.