Israel Ancam Akan Hancurkan Gaza Jika Tidak Terima Perjanjian Gencatan Senjata

0 Shares

JAKARTA – Menteri pertahanan Israel, Israel Katz, pada Jumat (30/5) memperingatkan Hamas untuk menerima kesepakatan gencatan senjata di Gaza yang diusulkan oleh Utusan Khusus Amerika Serikat (AS) untuk Timur Tengah Steve Witkoff, jika Hamas menolak melakukan perjanjian, Israel mengancam akan menghancurkan mereka.

“Usulan mencakup pembebasan 10 sandera Israel yang masih hidup dan 18 jenazah dalam dua tahap sebagai ganti gencatan senjata 60 hari di Gaza, serta pembebasan 1.236 tahanan dan tawanan Palestina oleh Israel, beserta jenazah 180 warga Palestina,” demikian menurut laporan media, dikutip Holopis.com, Sabtu (31/5).

- Advertisement -Hosting Terbaik

Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya, Katz mengatakan militer Israel terus melanjutkan operasinya di Gaza dengan kekuatan penuh, melancarkan serangan udara, darat, dan laut dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk perlindungan maksimal bagi tentara kami dalam mempersiapkan masuknya pasukan manuver di setiap wilayah.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Jumat, militer Israel mengatakan bahwa sejak Kamis (29/5), angkatan udara bersama pasukan daratnya telah menyerang puluhan target di seluruh Jalur Gaza. Mereka mengklaim bahwa serangan itu bertujuan untuk menyerang Hamas yang mereka sebut sebagai teroris.

- Advertisement -

“Untuk memberantas teroris, menghancurkan senjata, infrastruktur teroris, dan lokasi infrastruktur bawah tanah,” kata pasukan militer Israel.

Ditambahkan bahwa selama operasi militer itu, dua granat roket ditembakkan ke pasukan Israel, yang mengakibatkan luka ringan pada tiga tentara.

Dari 251 sandera yang ditawan selama serangan Hamas pada Oktober 2023, 57 orang masih berada di Gaza, yang 34 di antaranya diyakini telah tewas, menurut militer Israel.

Sebagai informasi, saat ini banyak negara internasional yang semakin memberikan tekanan kepada Israel agar menghentikan serangan mereka di Palestina. Serangan tersebut dinilai sebagai tindakan genosida dan dengan sengaja mengapus sebuah etnis di tempat tinggal mereka.

Kelaparan pun sudah diumumkan di 20% rumah tangga di Palestina. Sebanyak 30% anak menderita kekurangan gizi akut, dan 4 dari 10.000 anak meninggal setiap harinya akibat kelaparan atau penyakit yang terkait dengan kekurangan gizi.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis