Macam-macam Sunnah Sebelum Shalat Jumat

0 Shares

JAKARTA – Jumat adalah salah satu hari yang istimewa dalam kalender Islam. Bahkan saking istimewanya, hari Jumat dianggap sebagai Hari Raya setiap pekannya oleh masyarakat muslim. Hal ini karena jumat disebut sebagai “sayyidul ayyam” atau tuannya para hari.

Bagi umat Islam, jumat memiliki keistimewaan tersendiri, antara lain ; karena di hari Jumat disyariatkan shalat Jumat berjamaah di masjid, ada waktu istimewa untuk dikabulkannya doa, dan banyak amalan khusus yang dianjurkan dilakukan.

- Advertisement -

Umat Islam khususnya laki-laki, akan melaksanakan shalat Jumat sebagai pengganti shalat dzuhur. Bahkan hukum shalat Jumat adalah wajib (Fardlu), sekalipun jika tidak mengerjakannya, maka dapat diganti dengan shalat dzuhur seperti biasa. Hanya saja, penekanan pentingnya shalat Jumat, sampai ada ancaman bahwa Allah SWT akan menutup keberkahan bagi umat yang meninggalkannya.

مَنْ تَرَكَ ثَلَاثَ جُمَعٍ تَهَاوُنًا بِهَا طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِ
Artinya, “Barang siapa yang meninggalkan tiga kali shalat Jumat karena meremehkan, niscaya Allah akan menutup hatinya,” (HR Abu Dawud, An-Nasai, dan Ahmad).

- Advertisement -

Nah, dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas amalan-amalan apa saja yang dapat dilalukan saat sebelum melaksanakan shalat Jumat.

1. Mandi Sebelum Shalat Jumat

Allah sangat mencintai orang-orang yang menjaga kebersihan. Hal ini juga pernah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh At Thabrani. Di mana disebutkan bahwa Islam adalah agama yang bersih. Maka dari itu, jagalah kebersihan, karena tidak akan masuk ke dalam surga kecuali orang-orang yang bersih.

Bahkan satu hadist hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim juga mengutarakan hal senada. Bahhwa dari Ibnu Umar ra, Rasulullah Muhammad SAW bersabda, bahwa apabila seseorang di antara kalian mendatangi shalat Jumat, maka hendaklah ia mandi.

Penguatan dua hadist Nabi Muhammad SAW tersebut sudah terang bahwa mandi adalah salah satu amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilaksanakan sebelum berangkat ke masjid menjalankan shalat Jumat.

2. Berpakaian Terbaik, Rapih dan Wangi

Menggunakan pakaian rapih, sopan, terbaik, dan suci adalah pilihan terbaik untuk melaksanakan shalat. Tidak hanya shalat jumat, namun shalat-shalat sunnah, dan shalat fardlu juga sangat dianjurkan.

Karena sejatinya, melaksanakan shalat adalah ritual untuk menghadap Allah SWT, untuk menghamba dan berdoa. Maka gunakanlah pakaian terbaik untuk melaksanakan kegiatan penghambahaan tersebut.

Bahkan Nabi Muhammad SAW juga pernah bersabda, kenakanlah pakaian warna putih karena pakaian tersebut lebih bersih dan paling baik. Kafanilah pula orang yang mati di antara kalian dengan kain putih. Hadist yang diriwayatkan oleh Turmudzi dan Ibu Majjah tersebut dapat diambil pelajaran, bahwa untuk menghadap Tuhan dalam kondisi shalat, hendaknya menggunakan pakaian terbaik.

Selain itu, menggunakan wewangian juga sesuatu yang disunnahkan. Hal ini pernah disampaikan oleh Nabi Muhammadh, bahwa hari Jumat adalah hari raya yang dijadikan Allah SWT untuk umat Islam. Barang siapa yang ingin melaksanakan shalat Jumat, hendaklah mandi, memakai wangi-wangian kalau ada, dan menggosok gigi (siwak). Hadist tentang ini diriwayatkan oleh Ibnu Majjah.

Oleh sebab itu, saat berangkat ke masjid untuk melaksanakan shalat Jumat, hendaknya umat Islam menggunakan pakaian terbaik yang bersih dan suci dari najis, serta memakai wangi-wangian yang sesuai dengan syarat sebagai pelengkap outfit terbaik sebelum menghadap Tuhan dalam sujudmu.

3. Potong Kuku dan Kumis

Memoting kuku dan mencukur kumis juga menjadi salah satu aktivitas sunnah sebelum melaksanakan ibadah shalat Jumat. Hal ini pernah diriwayatkan oleh Imam Al Baihaqi. Di mana Rasulullah SAW pernah melakukan potong kuku dan mencukur kumis pada hari Jumat sebelum beliau berangkat shalat Jumat.

4. Membaca Doa Saat Keluar Rumah dan Masuk Masjid dengan Kaki Kanan

Sebelum berangkat ke masjid untuk melaksanakan shalat Jumat, disunnahkan bagi umat Islam untuk membaca doa. Doa tersebut dilafadzkan sebelum keluar dari rumah.

Doa tersebut adalah :

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Artinya : Dengan menyebut nama Allah, aku berserah diri kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali atas kehendak Allah.

Kemudian sepanjang perjalanan menuju masjid, disunnahkan untuk membaca Shalawat maupun kalimat-kalimat muaddhomah lainnya, seperti ; takbir, tahmid, tahlil, dan istighfar sebanyak-banyaknya.

Lantas saat masuk ke dalam masjid, disunnahkan juga untuk memulainya dengan kaki kanan. Hal ini karena memulai kebaikan memang disunnahkan menggunakan kaki atau tangan kanan. Selanjutnya iringi dengan doa sebelum masuk Masjid, yakni ;

اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Artinya : Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.

5. Shalat Sunnah

Setidaknya ada 3 (tiga) shalat sunnah yang dapat dikerjakan sebelum shalat Jumat. Pertama adalah shalat wudhu. Shalat ini dikerjakan setelah melaksanakan wudhu sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Caranya sama dengan shalat sunnah seperti biasa dengan dua rakaat dan satu salam. Niatnya adalah ; Ushalli sunnatal wudhui rak’ataini lillahi ta’ala.

Yang kedua ada yang namanya shalat tahiyatul masjid. Shalat ini dikerjakan sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur ketika masuk ke rumah Allah (masjid). Caranya juga sama dengan shalat sunnah dua rakaat satu kali salam. Yang membedakan hanyalah pada niatnya, yakni ; Ushalli sunnatan tahiyyatil masjidi rak’ataini lillahi ta’ala.

Ketiga adalah shalat qobliyah jumat. Shalat ini biasanya dikerjakan setelah muadzin melantunkan adzan pertama dalam rangkaian shalat jumat. Caranya pun sama dengan shalat sunnah seperti biasa yakni dua rakaat dan satu salam. Niatnya adalah ; Ushalli sunnatal jumu’ati rak’ataini qabliyyatan lillahi ta’ala.

6. Sedekah

Amalan yang paling dianjurkan sebelum shalat Jumat adalah bersedekah. Selemah-lemahnya sedekah adalah memberikan senyum kebaikan kepada orang lain. Namun jika ada rezeki lebih baik uang dan harta lain, dapat disalurkan sebelum pelaksanaan shalat jumat. Bisa mengisi kotak amal, maupun berbagi makanan kepada jemaah lainnya.

Dalam bersedekah, nilai bukan menjadi ukuran mutlak, melainkan keikhlasan dan tidak berunsur riya’ atau pamer. Karena sesungguhnya keikhlasan sedekah itu akan menjadi timbangan terbaik di sisi Allah SWT.

Bahkan Imam Bukhari pernah menyampaikan sebuah hadist Nabi, bahwa ; barang siapa yang termasuk ahli sedekah, nicaya dia akan dipanggil (masuk surga) dari pintu sedekah. Bahkan At Tirmidzi juga meriwayatkan hadist, bahwa sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api.

Yang paling dahsyat dari sedekah adalah amalan yang tidak akan pernah putus pahalanya sekalipun orang yang bersedekah tersebut telah meninggal dunia. Hal ini pernah disampaikan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Muslim ;

إِذَا مَاتَ ابْنُ آدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ. رَوَاهُ مُسْلِم
Artinya: Apabila anak adam (manusia) telah meninggal dunia, maka terputuslah amalnya darinya, kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah (sedekah yang pahalanya terus mengalir), ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang selalu mendoakannya. (HR Muslim).

7. Diam dan Fokus

Poin yang satu ini sebaiknya jangan diabaikan. Yakni sepanjang di dalam masjid, kita harus fokus dan diam karena tujuan kita di sana adalah beribadah. Khususnya saat khatib sedang berbicara di mimbar, maka jangan sekali-kali berbicara dengan orang lain karena akan membuyarkan pahala shalat jumat kita.

Hal ini pernah disampaikan dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. Hadist tersebut berbunyi ;

إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ يَوْمَ الْجُمْعَةِ: (أَنْصِتْ) وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ
Artinya: Jika kamu berkata kepada temanmu, “Diamlah” sementara imam sedang berkhutbah di hari jumat, sungguh ia telah berbuat sia-sia. (HR Bukhari dan Muslim).

Maka dari itu, hadist ini biasanya akan terpampang jelas di dalam running text yang dipasang pengelola masjid di bagian depan, sehingga dibaca oleh para jemaah. Selain berpotensi membuat shalat jumat kita sia-sia, tujuan hadist ini adalah agar jemaah tidak mengganggu jemaah lain dan fokus mendengarkan apa yang disampaikan oleh khatib dalam khutbahnya.

8. Tepat Waktu, Datang ke Masjid Sebelum Khatib Naik Mimbar

Dan yang terakhir tak kalah penting tepat waktu. Upayakan agar datang ke masjid tepat waktu, yakni sebelum khatib naik mimbar. Salah satu tandanya yang dapat didengar adalah adzan kedua dalam rangkaian shalat jumat tersebut.

Hal ini penting karena ada riwayat yang disampaikan Imam Bukhari dalam hadist nomor 877. Bahwa Malaikat akan menutup buku catatannya saat khatib naik ke mimbar.

حَدَّثَنَا آدَمُ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ الْأَغَرِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ يَوْمُ الْجُمُعَةِ وَقَفَتْ الْمَلَائِكَةُ عَلَى بَابِ الْمَسْجِدِ يَكْتُبُونَ الْأَوَّلَ فَالْأَوَّلَ وَمَثَلُ الْمُهَجِّرِ كَمَثَلِ الَّذِي يُهْدِي
بَدَنَةً ثُمَّ كَالَّذِي يُهْدِي بَقَرَةً ثُمَّ كَبْشًا ثُمَّ دَجَاجَةً ثُمَّ بَيْضَةً فَإِذَا خَرَجَ الْإِمَامُ طَوَوْا صُحُفَهُمْ وَيَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ

Artinya : Telah menceritakan kepada kami Adam berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Dzi’b dari Az Zuhri dari Abu ‘Abdullah Al Aghar dari Abu Hurairah berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Pada hari Jum’at para Malaikat hadir di pintu Masjid mencatat siapa orang yang datang paling awal dan seterusnya. Orang yang paling awal datang ke Masjid seperti orang yang berkurban dengan seekor unta, kemudian seperti orang yang berkurban dengan seekor sapi, kemudian seperti orang yang berkurban seekor kambing yang bertanduk, kemudian seperti orang yang berkurban seekor ayam, kemudian seperti orang yang berkurban sebutir telur. Dan apabila Imam sudah keluar (untuk memberi khutbah), maka para Malaikat menutup buku catatan mereka kemudian mendengarkan dzikir (khutbah).”

Nah, itulah macam-macam sunnah yang dianjurkan untuk dilaksanakan sebelum menjalankan shalat Jumat. Semoga kita senantiasa diberikan keberkahan dan petunjuk Allah menuju jalan kebenaran dan surga-Nya. Amin.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis