Sekolah Kemitraan Buka Peluang Pendidikan Vokasional untuk Siswa Kurang Mampu

0 Shares

SEMARANG – Tak hanya memberi akses pendidikan gratis, program Sekolah Kemitraan dari Pemprov Jateng juga membuka pintu pembekalan keterampilan vokasional bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Hal ini tercermin dari kesiapan SMA Laboratorium UPGRIS yang mengusung pendidikan berbasis lifeskill dalam program kemitraan tersebut.

Kepala SMA Laboratorium Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Nor Khoiriyah, menyebut program ini menjadi bentuk kontribusi nyata sekolah swasta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurutnya, pendidikan tak boleh diskriminatif, dan sekolah swasta pun bisa menjadi mitra utama pemerintah.

- Advertisement -

“Adanya program sekolah kemitraan ini, kami sebagai tangan kanan pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui jalur pendidikan ini, tentunya memberikan dampak positif,” ujar Ria, sapaan akrabnya, seperti dikutip Holopis.com Jateng, Rabu (23/5).

Salah satu yang menjadi perhatian SMA Laboratorium UPGRIS adalah pendidikan keterampilan. Setiap siswa dibekali lifeskill wajib seperti Bahasa Inggris dan komputer, serta lifeskill pilihan seperti tata boga dan perhotelan.

- Advertisement -

“Basic-nya langsung bagaimana anak-anak terampil dan praktik di sekolah. Kemudian nanti pada saat kelas XII, kami mengadakan uji kompetensi, kami ber-MoU dengan pihak eksternal untuk meguji peserta didik kami, sehingga peserta didik memiliki sertifikat,” jelasnya.

Menariknya, sekolah ini tidak membedakan fasilitas dan layanan antara siswa jalur afirmasi dan jalur reguler. “Pelayanan yang berkualitas tetap menjadi hal utama,” tegas Ria.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru