Wapres Gibran Tinjau Pelabuhan Bengkulu Usai Adanya Gangguan Distribusi

0 Shares

JAKARTA – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menjaga kelancaran distribusi logistik dan energi di seluruh Indonesia sebagai bagian dari prioritas nasional.

Sebagai langkah konkret, Wakil Presiden Gibran Rakabuming memulai kunjungan kerjanya di Provinsi Bengkulu dengan meninjau langsung Pelabuhan Pulau Baai milik PT Pelindo Bengkulu, Selasa (27/5).

- Advertisement -

Tindakan ini diambil menyusul laporan mengenai kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan terganggunya pasokan bahan kebutuhan pokok ke Pulau Enggano.

Dalam kesempatan itu, Wapres menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bengkulu atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat terganggunya distribusi tersebut.

- Advertisement -

Wapres kemudian menyampaikan empat arahan penting kepada berbagai pihak terkait, mulai dari pemerintah daerah, Pelindo, hingga kementerian teknis.

Pertama, Wapres menekankan bahwa situasi ini menjadi prioritas utama pemerintah dan akan ditangani dengan langkah yang serius dan terukur. “Karena sesuai dengan arahan Presiden Prabowo, segala hal yang menyangkut kepentingan rakyat banyak harus menjadi prioritas,” tegas Gibran dalam keterangan resmi yang diterima Holopis.com, Selasa (27/5).

Kedua, Gibran meminta PT Pelindo segera mempercepat pengerukan alur pelayaran yang terdampak sedimentasi untuk memulihkan jalur distribusi energi dan bahan pokok.

Ketiga, sambil menunggu proses pengerukan selesai, Kementerian ESDM, PT Pertamina, dan pemerintah daerah diminta memastikan distribusi BBM tetap berjalan melalui jalur alternatif, terutama via darat.

Keempat, Wapres menyatakan akan memantau langsung perkembangan penanganan ini melalui laporan rutin dari Kementerian ESDM, Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pertamina, dan Pelindo, agar semua upaya berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran.

Kunjungan ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjamin kelancaran logistik nasional, sejalan dengan visi Presiden Prabowo membangun Indonesia dari pinggiran dan memperkuat kedaulatan maritim.

Sebagai catatan, terakhir kali pengerukan dilakukan pada 2022. Namun dalam dua tahun terakhir, kedalaman alur pelayaran menyusut drastis hingga sekitar 1,5 meter akibat sedimentasi yang diperparah cuaca buruk. Akibatnya, kapal tanker maupun logistik tidak bisa bersandar.

Sehingga untuk mengatasi hal ini, Pelindo telah mendatangkan kapal keruk tipe CSD Costa Fortuna 3 yang kini sudah berada di lokasi dan siap melakukan pengerukan.

Turut mendampingi Wapres dalam kunjungan ini antara lain Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Pangdam II/Sriwijaya Ujang Darwis, Kapolda Bengkulu Mardiyono, Plt. Sekretaris Wapres Al Muktabar, Dirut PT Pelindo Arif Suhartono, dan Executive Director 2 Regional 2 PT Pelindo Drajat Sulistyo.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru