JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melanjutkan koreksi dan akan menguji suppor di level 7.100 pada perdagangan hari ini, Selasa (27/5). Hal itu sebagaimana disampaikan Analis Phintraco Sekuritas, Ratna Lim.
Ratna menjelaskan, bahwa IHSG yang ditutup koreksi 0,358 persen ke level 7.188 pada perdagangan Senin (26/5) kemarin, disinyalir karena investor mulai merealisasikan keuntungan.
Secara teknikal, kata dia, indikator stochastic sudah menunjukkan kondisi overbought, dan berpotensi mengalami pembalikan arah. Kenaikan volume jual juga masih terjadi, meskipun disinyalir investor asing masih melakukan net buy.
“Sehingga diperkirakan IHSG masih berpeluang koreksi dan menguji support di 7100,” terang Ratna dalam riset hariannya, seperti dikutip Holopis.com, Selasa (27/5).
Pada perdagangan hari ini, Ratna membeberkan sejumlah sentimen yang mempengaruhi pergerakan indeks harga saham hari ini. Dari Amerika Serikat (AS) misalnya, akan ada rilis data Durable Goods Orders bulan April 2025.
Pasar memperkirakan data Durable Goods Orders April 2025 bakal turun 7.9 persen MoM dari bulan Maret 2025 yang naik 7.5 persen MoM. Investor juga akan mencermati data Consumer Confidence AS bulan Mei 2025 yang diperkirakan naik di level 87.2 dari 86 pada April 2025.
Pasar akan mencermati data GfK Consumer Confidence dari Jerman bulan Juni (27/5) yang diperkirakan sedikit membaik menjadi -19 dari -20.6 di Mei 2025.
“Hal ini sejalan dengan membaiknya ekspektasi pendapatan, setelah pada bulan Mei lalu indeks tersebut mencapai level tertinggi sejak November 2024,” jelas Ratna.
Kemudian dari Perancis, akan dirilis data inflasi Mei 2025 preliminary yang diperkirakan mencapai 0,9 persen YoY dari 0,8 persen YoY pada periode April 2025.
Meski kondisi masih ramai dengan berbagai sentimen, Phintraco sekuritas memberikan rekomendasi saham top picks pada perdagangan hari ini, diantaranya yakni saham ADHI, INDY, ICBP, TLKM dan BMRI.


