JAKARTA – Christian Eriksen dengan gamblang mengungkapkan bahwa Manchester United (MU) beruntung tidak terdegradasi dari Liga Inggris. Namun di samping itu, ia ingin Setan Merah harus lebih baik lagi agar tak mengulangi keterpurukan tersebut.
Seperti yang telah diketahui bersama, Liga Inggris 2024/2025 merupakan musim terburuk untuk Setan Merah. Bagaimana tidak, MU terseok-seok finis di posisi 15 klasemen akhir dengan mengoleksi 42 poin.
Dalam 34 pertandingan, MU hanya bisa menang 11 kali, bermain imbang sembilan kali dan telah mengalami 18 kekalahan. Bahkan, Setan Merah minus 10 gol dengan 44 kali membobol gawang lawan dan kemasukan lebih banyak yakni 54 kali.
MU hanya ada dua tingkat di atas batas minimal zona degradasi. Praktis, posisi tersebut jadi yang terburuk sejak 1989/1990 yang ketika itu finis di posisi 13 klasemen akhir.
Padahal, MU punya kedalaman skuad yang mempuni dan sangat bisa untuk bisa bersaing di papan atas klasemen.
MU sejatinya punya harapan untuk menutupi keterpurukan tersebut dengan menjuarai Liga Europa 2024/2025, namun gagal. Setan Merah kandas di final dengan skor 1-0 tanpa balas kontra Tottenham Hotspur.
“Banyak sekali penurunan musim ini terkait pertandingan, dan pastinya final (Liga Europa) merupakan kepingan yang hilang,” ucap Eriksen, seperti dikutip Holopis.com dari Sky Sports.
“Menurut saya, rasanya kami semua beruntung ada di posisi ini, tidak terdegradasi dengan tim untuk musim yang kami lalui. Musim depan harus lebih baik, dan saya yakin akan begitu. Saya tidak sabar untuk menyaksikan dari tepi lapangan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Eriksen menilai keterpurukan MU musim 2024/2025 tak lepas dari keputusan pergantian pelatih dari Erik ten Hag ke Ruben Amorim.
“Rasanya anda bisa melihat progres. Memang hasil-hasilnya tidak terlalu memperhatikan itu. 100 persen hasil-hasilnya tidak menunjukkan itu,” ujarnya lagi.
“Menurut saya, permainan kami dari Erik ten Hag ke saat ini jelas butuh waktu untuk penyesuaian, dan memang ini sudah terlalu jauh di bawah standar klub dan para pemain di sini,” tambahnya.
“Untuk saya, para pemain secara individu sangat-sangat bagus dan mereka tidak seharusnya ada di posisi klasemen ini,” sambungnya.
“Tergantung mereka sendiri untuk membalikkan keadaan, tapi ya, saya percaya diri mereka akan jadi tim yang sangat berbeda musim depan,” imbuhnya.


