Pembalap Moto2 Asal Indonesia Mario Aji Cedera Bahu Lagi

0 Shares

JAKARTA – Mario Suryo Aji, pembalap Indonesia dari tim IDEMITSU Honda Team Asia, akhirnya memutuskan untuk menjalani operasi setelah berkali-kali mengalami dislokasi bahu dalam waktu singkat.

Cedera terbarunya terjadi saat balapan Moto2 GP Inggris di Sirkuit Silverstone, di mana ia harus menghentikan lomba lebih awal usai mengalami dislokasi pada lap kedua, tepatnya di Tikungan 2.

- Advertisement -

Kondisi ini membuat Mario absen untuk ketiga kalinya secara beruntun di ajang Moto2 musim ini. Sebelumnya, ia juga tak tampil di GP Jerez dan GP Le Mans karena masalah yang sama.

Cedera bahu ini ternyata bukan hal baru. Menurut pernyataan resmi dan unggahan pribadinya di Instagram, Mario telah mengalami dislokasi bahu lebih dari lima kali hanya dalam kurun waktu kurang dari lima bulan, sejak tes pramusim hingga balapan terakhir.

- Advertisement -

Awalnya, pembalap muda asal Magetan ini mencoba menempuh jalur pemulihan tanpa pembedahan. Namun setelah diagnosis terbaru menunjukkan bahwa ia mengalami Bankart Lesion, yakni cedera pada jaringan lunak di sekitar sendi bahu yang membuatnya mudah terlepas dari tempatnya, Mario akhirnya mengambil keputusan besar: menjalani operasi.

“Setelah sekian lama menahan rasa khawatir dan rasa tidak nyaman akibat cedera bahu, akhirnya saya harus menghadapi kenyataan bahwa tumpuan ini sudah terlalu berisiko untuk terus menyangga,” tulis Mario dalam akun Instagram-nya.

Mario mengakui bahwa selama ini ia berusaha menolak kenyataan demi tetap bisa tampil di lintasan, meski tubuhnya sebenarnya sudah memberi sinyal untuk berhenti sejenak.

“Saya mengabaikan kondisi tubuh saya sendiri demi ambisi sesaat. Itu bukanlah keputusan yang bijak,” ujarnya jujur.

Pihak IDEMITSU Honda Team Asia telah mengonfirmasi bahwa prosedur operasi akan dilakukan dalam beberapa hari mendatang. Tujuannya adalah agar Mario bisa kembali fit dan bersaing secara kompetitif di paruh kedua musim Moto2 2025.

Meski harus absen lagi, Mario tidak melihat kondisi ini sebagai kemunduran mutlak, melainkan sebagai fase penting untuk belajar dan memperkuat dirinya.

“Ini bukan akhir dari segalanya. Saya melihat ini sebagai fase untuk belajar, bertumbuh, dan kembali dengan versi terbaik dari diri saya,” tulisnya lagi.

Ia berkomitmen penuh pada proses pemulihan, berharap bisa kembali ke lintasan tanpa kekhawatiran dan tampil lebih kuat.

“Saya akan kembali lebih kuat dan berkendara lagi tanpa ada rasa kekhawatiran. Sampai jumpa secepatnya!”

Keputusan Mario ini mendapat banyak dukungan dari para penggemarnya di media sosial, yang berharap sang rider bisa pulih total dan segera kembali mengibarkan bendera Merah Putih di ajang Moto2.

 

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru