JAKARTA – Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polkam, Irjen Pol. Asep Jenal Ahmadi meninjau langsung tindak lanjut kegiatan pengungkapan penyelundupan narkotika di Batam yang dinilai cukup berhasil memutus jaringan narkoba Internasional.
Ia menegaskan bahwa pengungkapan aksi penyelundupan barang haram rersebut merupakan bagian dari komitmen negara untuk hadir memberikan perlindungan bagi masyarakat atas peredaran narkotika.
“Negara hadir dan berkomitmen memberantas dan memutus jaringan peredaran narkotika yang mengancam keselamatan generasi bangsa dari penyalahgunaan narkoba,” kata Asep beberapa waktu yang lalu, seperti dikutip Holopis.com, Senin (26/5/2025).
Diketahui, jajaran aparat penegak hukum dan keamanan gabungan telah melakukan penangkapan dan pengamanan terhadap sebuah kapal berbendera Thailand bernama Aungtoetoe 99 pada hari Rabu, 14 Mei 2025. Tim gabungan terdiri dari Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun (Lanal TBK).
Kapal tersebut mengangkut narkoba berskala besar, yang terdiri dari kokain dan sabu-sabu. Upaya penggagalan penyelundupan narkotika tersebut dilakukan di perairan Selat Durian, Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.
Kemudian, pemerintah pun melakukan koordinasi dengan desk pemberantasan narkoba yang merupakan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di Kantor Bea Cukai Batu Ampar, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada hari Jumat 23 Mei 2025. Kemudian, sesuai dengan arahan Menko Polkam Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan, Deputi Kamtibmas menyampaikan bahwa negara serius memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di tanah air.
Asep mengungkapkan, Menko Polkam Budi Gunawan menitipkan pesan agar menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan Tim Gabungan Bea Cukai, BNN, Polri, dan TNI AL dalam mengungkap upaya penyelundupan narkotika sebanyak kurang lebih ± 2 ton (2.061 kg).
“Keberhasilan ini merupakan sinergitas dan kolaborasi semua pihak, dan tentunya diharapkan dapat terus dilanjutkan serta ditingkatkan,” tegas Asep.

