IWA 2025: Perkuat Posisi Indonesia di Era AI lewat Web Development Inovatif

0 Shares

JAKARTA – Di tengah derasnya revolusi kecerdasan buatan (AI) yang mendisrupsi berbagai sektor, Indonesia Website Awards (IWA) 2025 hadir bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi sebagai ruang strategis kolaborasi dan inovasi digital.

Mengangkat tema “From Prompt to Power: Supercharge Web Development With AI”, IWA 2025 menjadi panggung penting bagi talenta digital Tanah Air.

- Advertisement -

Diselenggarakan secara hybrid di Aroem Resto & Ballroom, ajang ini tidak hanya memberikan apresiasi kepada web developer terbaik, tetapi juga menggelar forum diskusi teknologi, Web Developer Talk. Sejumlah nama penting di industri digital dan AI seperti Teguh Arifiyadi (Kominfo), Indra Hartawan (Exabytes Indonesia), Karim Taslim (APTIKNAS), hingga Andreas Tjendra (KORIKA) hadir memberikan perspektif soal transformasi AI dalam pengembangan web, keamanan siber, dan masa depan teknologi digital Indonesia.

AI: Kebutuhan Strategis, Bukan Sekadar Tren

Merujuk laporan McKinsey 2025, hanya 1% perusahaan yang telah mencapai kematangan AI, meski 92% lainnya berniat menambah investasinya. Data ini memperlihatkan urgensi penguasaan AI sebagai keunggulan kompetitif.

- Advertisement -

Dalam konteks ini, IWA menjadi wadah penting untuk memperkuat peran AI dalam produktivitas, efisiensi, hingga keamanan digital.

Menurut Indra Hartawan, VP & Country Manager Exabytes Indonesia, adopsi AI telah digunakan untuk meningkatkan kualitas web, mulai dari code debugging, pembuatan konten otomatis, hingga deteksi ancaman siber.

“Web developer kini berperan penting menjaga ruang digital tetap aman dan produktif, terutama bagi UMKM yang menjadikan website sebagai alat bisnis utama,” jelas Indra.

Exabytes juga memperkenalkan AI Hosting sebagai standar baru layanan digital yang lebih responsif dan aman.

Sementara itu, Peter Kambey, juri IWA 2024, mengingatkan pentingnya peran manusia.

“AI bukan pilot utama. Manusia tetap harus memegang kendali. AI adalah co-pilot yang mendukung, bukan menggantikan,” ujar Peter.

Sejalan dengan itu, Clement, pemenang IWA 2024, menegaskan bahwa AI adalah alat ampuh, asal digunakan dengan cerdas.

Kolaborasi Menuju Masa Depan Digital

IWA 2025 didukung oleh berbagai pihak strategis. CBN sebagai penyedia infrastruktur digital berbasis AI, dan Aroem Resto & Ballroom sebagai venue hybrid modern yang kini juga hadir di Mahakam, Jakarta Selatan.

Dukungan juga datang dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI (KOMDIGI), serta komunitas dan media partner seperti DevOps Indonesia, Sribu, Google Developer Group, hingga Holopis.com.

Dengan menggandeng sektor publik dan swasta, IWA 2025 menunjukkan arah baru bagi masa depan industri digital Indonesia. Ini bukan sekadar ajang selebrasi, melainkan deklarasi bersama untuk membentuk ekosistem digital yang inklusif, aman, dan inovatif, dengan AI sebagai fondasi strategis.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru