Karawang Bergerak! GEMA PETANI Siap Guncang Produksi Pertanian Nasiona

0 Shares

KARAWANG Pemerintah Kabupaten Karawang terus mendorong peningkatan produksi pertanian dan ketahanan pangan melalui program Gerakan Masal Peningkatan Produksi Pertanian Mendukung Hilirisasi Kios Tani (GEMA PETANI).

Kegiatan ini menjadi bagian dari Program Seratus Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Karawang (SEHATI) yang secara serentak dilaksanakan di 30 kecamatan dan dipusatkan di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP).

- Advertisement -Hosting Terbaik

Sejumlah kegiatan digelar dalam program GEMA PETANI, antara lain Gerakan Masal Pengukuran pH Tanah (GEMA PETUAH), Gerakan Vaksinasi, Desinfeksi, dan Sistem Pelaporan Dini Penyakit Mulut dan Kuku (GEMA SIMPONI), serta Gerakan Masal Basmi Tikus (GEMA BASMIKUS).

Tak hanya itu, Pemkab Karawang juga meluncurkan Kios Pangan sebagai upaya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan pokok.

- Advertisement -

Kios ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pangan berkualitas dengan harga terjangkau. Selain itu, turut diluncurkan inovasi teknologi pertanian seperti kincir air dan traktor perahu yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi produksi di lahan pertanian.

Kepala DPKP Kabupaten Karawang, Rohman, melaporkan bahwa GEMA PETUAH akan dilakukan di 309 titik. Sementara itu, GEMA SIMPONI telah menyalurkan 1.750 dosis vaksin dan pada hari ini dilaksanakan di tiga titik.

Sedangkan GEMA BASMIKUS difokuskan pada wilayah-wilayah yang endemis terhadap serangan hama dan penyakit tanaman.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu pilar utama pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa Pemkab Karawang berkomitmen untuk mewujudkan ketahanan pangan yang aman dan bergizi bagi masyarakat melalui berbagai program yang dilaksanakan DPKP.

“Peluncuran Kios Pangan menjadi langkah konkret dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus memperkuat aksesibilitas masyarakat terhadap bahan pangan pokok,” ujar Bupati Aep, seperti dikutip Holopis.com, Jumat (23/5).

Ia juga menekankan bahwa Program SEHATI tidak hanya berhenti pada 100 hari kerja awal, namun akan berlanjut sebagai program strategis jangka panjang, termasuk di sektor pertanian. Untuk itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun pertanian Karawang yang lebih tangguh dan berdaya saing.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis