JAKARTA – Pabrikan asal Noale, Aprilia Racing, secara resmi mengeluarkan pernyataan tegas menanggapi rumor yang beredar terkait masa depan Jorge Martin.
Spekulasi tentang kemungkinan perpindahan pembalap Spanyol tersebut ke tim lain memicu keresahan, terutama di tengah absennya Martin karena cedera.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Kamis (22/5), Aprilia menyatakan bahwa kontrak antara Jorge Martin dan tim masih berlaku penuh dan akan berakhir pada penghujung musim 2026. Aprilia menegaskan bahwa tidak pernah ada negosiasi atau pembicaraan untuk mengubah durasi kontrak.
“Kontrak antara Aprilia Racing dan Jorge Martin sah dan berlaku. Oleh karena itu, kontrak tersebut harus dihormati oleh kedua belah pihak hingga akhir 2026,” tulis pihak Aprilia dalam keterangan resmi yang dikutip Holopis.com dari laman MotoGP, Jumat (23/5).
Tim pabrikan asal Italia tersebut juga menolak klaim adanya pendekatan dari tim lain untuk menarik Martin dari skuad mereka. Aprilia bahkan menyinggung potensi pelanggaran hukum terkait penawaran tidak sah terhadap pembalap yang masih memiliki kontrak aktif.
“Kami mengharapkan tim lain untuk tidak memberikan penawaran apa pun kepada pembalap yang terikat kontrak. Perilaku seperti itu, dalam hal apa pun, tidak sah,” tegas Aprilia.
Meski menolak terlibat dalam spekulasi, Aprilia menyatakan tetap fokus pada proses pemulihan Martin yang saat ini masih menjalani perawatan setelah kecelakaan di awal musim. Dukungan penuh terus diberikan tim kepada pembalap andalannya agar bisa segera kembali ke lintasan bersama motor RS-GP.
“Seluruh tim akan terus mendukung Jorge selama proses pemulihannya, seperti biasa, dan berharap dapat melihatnya kembali ke lintasan bersama RS-GP,” tulis mereka.
Rumor kepergian Jorge Martin mulai beredar setelah penampilannya yang solid di paruh awal musim MotoGP 2025 membuat banyak tim tertarik merekrutnya. Namun dengan adanya klarifikasi resmi ini, Aprilia tampaknya ingin mengakhiri spekulasi dan memastikan stabilitas internal tim tetap terjaga.


