JAKARTA – Di tengah lonjakan harga mobil listrik yang makin menjangkau segmen premium, ternyata masih ada deretan kendaraan listrik ramah lingkungan dengan harga yang jauh lebih bersahabat.
Bahkan, ada yang dibanderol mulai Rp184 jutaan saja, membuatnya sangat cocok untuk penggunaan harian di kota besar.
Meskipun nama besar seperti BYD sempat mendominasi pasar EV di Indonesia, insiden kebakaran BYD Seal di Jakarta Barat pada 13 Mei 2025 menimbulkan kekhawatiran soal keamanan.
Namun begitu, persaingan pasar mobil listrik tetap bergairah, dengan banyak pilihan dari merek lain yang menawarkan fitur menarik dengan harga yang lebih terjangkau.
Berikut adalah 6 mobil listrik murah yang layak dipertimbangkan di tahun 2025:
1. Wuling Air EV Lite
- Jarak tempuh: 200–300 km
Harga: Rp184 juta – Rp252 juta
Mobil mungil ini menjadi primadona di segmen city car listrik. Desainnya minimalis, cocok untuk mobilitas di perkotaan dengan jarak pendek hingga menengah.
2. Wuling Binguo EV
- Jarak tempuh: 333–410 km
Harga: Rp345 juta
Tampil stylish dengan desain retro-modern, Binguo EV menyasar pengguna yang menginginkan kendaraan fungsional sekaligus fashionable.
3. Wuling Cloud EV Lite & Pro
- Jarak tempuh: 460 km
Harga: Rp365 juta – Rp404 juta
Salah satu EV dengan jarak tempuh terjauh di kelasnya. Dilengkapi dengan fitur hiburan dan keamanan yang cukup lengkap.
4. DFSK E1 (B-Type & L-Type)
- Jarak tempuh: 180–220 km
Harga: Rp189 juta – Rp219 juta
Desain compact, cocok untuk pengendara pemula atau pengguna harian yang mengutamakan kepraktisan dan harga terjangkau.
5. DFSK Gelora E (Blind Van & MB)
- Jarak tempuh: 300 km
Harga: Rp350 juta – Rp399 juta
Mobil listrik komersial ini cocok untuk kebutuhan bisnis dan logistik, dengan daya angkut luas dan performa stabil.
6. Polytron G3/G3+
- Jarak tempuh: 402 km
Harga: Rp299 juta – Rp339 juta (dengan sistem sewa baterai)
Polytron menghadirkan solusi baru dengan sistem sewa baterai, yang membuat harga jual kendaraan lebih terjangkau dan perawatan lebih fleksibel.
Dengan makin banyaknya pilihan mobil listrik terjangkau di Indonesia, masyarakat kini memiliki alternatif kendaraan ramah lingkungan tanpa harus menguras kantong.
Tahun 2025 bisa jadi momen penting peralihan ke kendaraan listrik massal, terutama di segmen pengguna harian.


