JAKARTA – Jack Grealish semakin tak menentu nasibnya di Manchester City, tonggaknya adalah ketika pemain Inggris itu tidak dimainkan saat laga kontra Crystal Palace di babak final FA Cup. Pundit sekaligus top skor sepanjang masa Liga Inggris, Alan Shearer pun berpendapat, Grealish harus pergi meninggalkan The Citizens.
Sebelumnya diketahui, babak final FA Cup antara Manchester City vs Crystal Palace digelar di Stadion Wembley, pada Sabtu (17/5). The Citizens kandas pada laga tersebut dengan skor 1-0 tanpa balas, The Eagles pun berhak keluar sebagai juaranya.
Dalam pertandingannya itu, Pep Guardiola tidak memainkan Jack Grealish. Bahkan ketika saatnya pergantian pemain, Guardiola lebih memasukan pemain lain, salah satunya pemain muda Clauidio Echeverri.
Grealish sendiri musim ini baru bermain 19 kali di Liga Inggris, dengan tujuh diantaranya menjadi starter. Hal itu membuktikan bahwa Grealish sudah bukan pilihan utama lagi bagi Guardiola.
Menariknya Shearer menilai bahwa Grealish harus pergi dari Manchester City. Menurutnya, Guardiola sudah tidak suka kepadanya.
“Guardiola lebih memilih anak muda Echeverri saat skor tertinggal dari Palace, dibandingkan Grealish si manusia 100 juta Pounds,” ucap Shearer, seperti dikutip Holopis.com dari BBC.
“Sudah selesai, sudah selesai karir Grealish di Manchester City,” tambahnya.
“Apapun yang terjadi, Grealish harus segera pergi. Guardiola terlihat sudah tidak menyukainya,” imbuhnya.
Sebagai informasi tambahan, Grealish diboyong Manchester City dari Aston Villa pada musim panas 2021 lalu seharga 100 juta Poundsterling, atau sekitar Rp 2 triliun.
Grealish pun saat ini masih terikat kontrak sampai musim panas 2027 mendatang. Namun, kabarnya kini harga jual Grealish menurun drastis, sebab memang sudah bukan jadi pilihan utama Manchester City.


