JAKARTA – Manajer Manchester City Pep Guardiola pasrah timnya gagal keluar sebagai juara FA Cup 2024/2025. Pelatih berkepala pelontos itu pun memberikan selamat kepada Crystal Palace atas pencapaiannya tersebut.
Sebelumnya diketahui, Manchester City baru saja berhadapan dengan Crystal Palace di babak final FA Cup, Sabtu (17/5) malam WIB.
Dalam pertandingannya di Stadion Wembley, Manchester City memang mendominasi penguasaan bola, bahkan menyentuh 79 persen ball possesion, serta menciptakan 23 tembakan dengan enam diantaranya tepat sasaran.
Namun Crystal Palace sukses membuat gol di tengah-tengah dominasi itu. Pada menit 16, gol kemenangan tersebut diciptakan Eberechi Eze melalui skema serangan balik.
Manchester City punya peluang emas untuk menyamakan kedudukan skor lewat Marmoush melalui titik putih, namun eksekusinya tak membuahkan hasil.
Hasil kemenangan 1-0 atas Manchester City itu kemudian membuat Crystal Palace juara FA Cup musim ini dan yang pertama bagi klub.
Yang menarik adalah, trofi FA Cup tersebut sekaligus menyudahi penantian panjang Crystal Palace sejak 119 tahun klub berdiri.
Menilik hasil tersebut, Guardiola menyesalkan betul timnya gagal mencetak gol, namun di sisi lain ia memberikan selamat kepada Palace atas juaranya tersebut.
“Kami tidak bisa mencetak gol, sehingga selamat untuk Crystal Palace atas kemenangannya, kami sudah melakukan segalanya,” ungkap Guardiola, seperti dikutip Holopis.com dari BBC Sport.
“Hari ini, kami memang lebih agresif. Jika anda tidak bisa bikin gol, anda tidak akan bisa menang,” tambahnya.
“Sepakbola kadang seperti ini. Kami baru bisa bikin peluang lewat Claudia Echeverri. Kami bagus dalam transisi. Sayangnya kami tidak bisa menang, tapi selamat untuk Crystal Palace,” imbuhnya.

