JAKARTA – Bencana tanah longsor melanda sejumlah pemukiman warga yang ada di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, bencana ini terjadi setelah kondisi hujan lebat melanda wilayah tersebut.
“Akibat bencana ini satu orang mengalami luka berat dan 10 orang luka ringan,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Sabtu (17/5).
Abdul mengatakan bahwa sedikitnya 25 unit rumah di 9 desa di Kecamatan Lembang ini terdampak akibat bencana longsor yang terjadi, sementara 32 unit rumah lainnya terancam.
“Selain itu, terdapat fasilitas pendidikan, ibadah, dan akses jalan yang terdampak,” imbuhnya.
Guna meminimalisir risiko yang terjadi, Abdul menyebut bahwa BPBD Bandung Barat bersama tim gabungan telah melakukan penanganan dan evakuasi warga ke lokasi pengungsian yang tersebar di tiga titik.
Adapun warga yang mengungsi berjumlah 38 KK atau 131 jiwa. Selain melakukan penanganan, BPBD Bandung Barat juga telah mendistribusikan bantuan logistik pengungsi.
“Hingga saat ini penanganan masih dilakukan seperti perawatan korban luka dan penutupan area tebing akibat longsor, dan relokasi unit rumah yang terancam longsor,” tutupnya.
Menyikapi bencana tersebut, Abdul terus mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu siap siaga dan waspada. Meskipun memasuki musim pancaroba, potensi bencana hidrometeorologi tetap perlu diwaspadai.
“Pantau informasi cuaca dan iklim dari dari laman resmi pemerintah,” imbaunya.

