JAKARTA – Bencana banjir merendam setidaknya dua kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Timur sejak beberapa hari yang lalu. Dimana banjir diketahui melanda Kabupaten Jombang dan Kabupaten Sumenep.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, untuk banjir yang melanda Kabupaten Jombang, banjir terjadi pada Kamis (15/5).
“Banjir berdampak pada 50 kepala keluarga dengan total 50 unit rumah yang terendam,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Sabtu (17/5).
Abdul memastikan bahwa hingga saat ini, banjir berangsur surut dan BPBD setempat masih melakukan pemantauan dan upaya penanganan.
Sementara itu, untuk di Kabupaten Sumenep, banjir yang menyebabkan 60 kepala keluarga terdampak.
“Seluruh rumah terdampak tergenang, namun saat ini kondisi air berangsur surut,” ujarnya.
“Pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat dan terus memantau perkembangan di lapangan,” tambahnya.
Abdul kemudian menegaskan bahwa BNPB terus melakukan pemantauan secara intensif dan berkoordinasi dengan BPBD serta instansi terkait guna mendukung penanganan darurat di daerah terdampak.
“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana lanjutan, mengingat curah hujan masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah Indonesia,” imbaunya.

