JAKARTA – Dehidrasi tidak hanya terjadi saat tubuh benar-benar kekurangan cairan dalam tingkat parah. Bahkan pada kondisi dehidrasi ringan pun, tubuh sudah memberikan sinyal yang sering kali tidak disadari. Padahal, jika terus dibiarkan, dehidrasi ringan bisa berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius, mulai dari kelelahan hingga gangguan fungsi organ.
Untuk itu, penting bagi Sobat Holopis mengenali tanda-tanda awalnya agar bisa segera mengatasinya.
1. Mulut Terasa Kering dan Lengket
Salah satu tanda awal yang paling umum dari dehidrasi ringan adalah mulut terasa kering, lengket, atau tidak segar, meskipun tidak sedang beraktivitas berat. Ini terjadi karena produksi air liur menurun saat kadar cairan tubuh menipis. Jika dibiarkan, bisa menyebabkan bau mulut dan ketidaknyamanan saat berbicara atau menelan makanan.
2. Urin Berwarna Kuning Pekat
Warna urin adalah indikator yang cukup jelas tentang kondisi hidrasi tubuh. Urin yang sehat seharusnya berwarna kuning muda atau nyaris bening. Jika warnanya menjadi kuning pekat atau bahkan oranye, itu bisa menandakan bahwa tubuh kekurangan cairan. Semakin pekat warnanya, semakin tinggi kemungkinan tubuh mengalami dehidrasi ringan.
3. Sakit Kepala Ringan dan Mudah Lelah
Dehidrasi bisa memengaruhi fungsi otak dan aliran darah, yang menyebabkan Sobat Holopis lebih rentan mengalami sakit kepala, lelah, dan sulit berkonsentrasi. Gejala ini sering kali disangka akibat kurang tidur atau stres, padahal bisa jadi tubuh hanya perlu asupan air yang cukup. Bahkan sedikit kekurangan cairan saja bisa memengaruhi energi harian.
4. Kulit Kurang Elastis dan Tampak Kusam
Kulit juga menjadi indikator penting hidrasi tubuh. Salah satu cara sederhana untuk mengeceknya adalah dengan mencubit ringan kulit di punggung tangan. Jika kulit lambat kembali ke posisi semula, itu bisa menjadi tanda dehidrasi. Kulit yang dehidrasi juga cenderung tampak lebih kusam, kering, dan kasar karena kekurangan kelembapan dari dalam.
5. Rasa Haus yang Terlambat Muncul
Ironisnya, rasa haus bukan selalu indikator pertama dari dehidrasi. Banyak orang baru merasa haus ketika tubuh sudah berada dalam kondisi kekurangan cairan. Oleh karena itu, penting untuk tidak hanya mengandalkan rasa haus sebagai alarm. Tetap biasakan minum air putih secara teratur, bahkan saat tidak merasa haus, terutama di lingkungan panas atau saat beraktivitas banyak.
Dehidrasi ringan sering kali tidak terasa, tapi dampaknya bisa memengaruhi aktivitas dan kesehatan secara keseluruhan. Karena itu dengan mengenali tanda-tanda seperti mulut kering, urin pekat, kelelahan, hingga perubahan pada kulit, Sobat Holopis bisa segera mengambil tindakan sederhana.
Hal -hal yang bisa dilakukan seperti meningkatkan asupan air putih, menghindari kafein berlebihan, dan menjaga tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari.

