BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi Capai 4 Meter, Warga Pesisir Diminta Waspada

0 Shares

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada periode 16 hingga 19 Mei 2025.

Dalam laporan terbarunya, tinggi gelombang diprediksi bisa mencapai hingga 4 meter, yang berisiko terhadap keselamatan pelayaran dan aktivitas masyarakat pesisir.

- Advertisement -

BMKG mencatat, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bertiup dari Timur hingga Barat dengan kecepatan antara 4 – 20 knot.

Sementara itu, di wilayah bagian selatan, angin bergerak dari Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan antara 8 – 25 knot. Kecepatan angin tertinggi tercatat di kawasan Samudra Hindia barat Jawa Tengah hingga NTT, Laut Banda, dan Laut Arafuru.

- Advertisement -

Kondisi ini memicu potensi gelombang sedang setinggi 1.25 – 2.5 meter di beberapa wilayah, termasuk:

  • Selat Malaka bagian utara
  • Samudra Hindia barat Bengkulu
  • Samudra Hindia selatan Banten
  • Samudra Hindia selatan NTT
  • Laut Arafuru (barat, tengah, timur)
  • Laut Banda
  • Laut Maluku
  • Laut Sulawesi bagian tengah
  • Samudra Pasifik utara Maluku dan Papua
  • Samudra Hindia barat Kep. Mentawai dan Lampung
  • Samudra Hindia selatan Jawa Barat
  • Selat Karimata bagian utara

Sementara itu, gelombang tinggi setinggi 2.5 – 4.0 meter diperkirakan akan terjadi di wilayah:

  • Samudra Hindia barat Aceh
  • Samudra Hindia selatan NTB
  • Samudra Hindia selatan Jawa Timur
  • Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta
  • Samudra Hindia barat Kepulauan Nias
  • Samudra Hindia selatan Bali
  • Samudra Hindia selatan Jawa Tengah
  • Waspada Risiko Keselamatan Laut

BMKG mengingatkan bahwa kondisi ini dapat berbahaya, khususnya bagi pelaku pelayaran, termasuk:

  • Perahu nelayan (berisiko saat angin >15 knot dan gelombang >1.25 meter)
  • Kapal tongkang (berisiko saat angin >16 knot dan gelombang >1.5 meter)
  • Kapal ferry (berisiko saat angin >21 knot dan gelombang >2.5 meter)

“Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir serta pengguna transportasi laut diimbau untuk terus memantau informasi cuaca dari BMKG dan meningkatkan kewaspadaan,” demikian imbauan resmi dari BMKG, seperti dikutip Holopis.com, Jumat (16/5).

Dengan potensi cuaca ekstrem di laut ini, masyarakat diharapkan menghindari pelayaran atau aktivitas bahari jika tidak dalam kondisi darurat, serta memperhatikan keselamatan selama periode peringatan dini berlangsung.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis