JAKARTA – Sebuah mobil listrik BYD Seal dilaporkan terbakar di Jalan Katalis, Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat, pada Selasa (13/5) pukul 04.18 WIB. Kejadian ini mengejutkan warga sekitar karena disertai asap hitam tebal dan suara ledakan.
Menurut informasi dari Kasi Operasi Gulkarmat Jakarta Barat, Syarifudin, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting pada baterai kendaraan yang sudah tiga hari tidak digunakan dan diparkir di dalam garasi.
“Mobil di garasi rumah tidak terpakai selama 3 hari tiba-tiba mengeluarkan asap. Diduga karena fenomena listrik pada baterai mobil listrik,” ujar Syarifudin dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (14/5).
Sumber di lapangan menyebutkan bahwa sesaat sebelum kebakaran, terdengar suara ledakan, yang membuat pemilik langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Sebanyak 6 unit mobil damkar dan 30 personel diterjunkan untuk menjinakkan si jago merah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak BYD Indonesia belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.
Tentang BYD Seal
BYD Seal merupakan sedan listrik yang populer karena performanya dan daya tempuh yang tinggi. Mobil ini memiliki spesifikasi sebagai berikut:
- Dimensi: Panjang 4.800 mm, Lebar 1.875 mm, Tinggi 1.460 mm
- Bobot: Berat bersih 2.055 kg, berat kotor 2.501 kg
- Kapasitas penumpang: 5 orang
- Bagasi: 400 liter
- Tenaga: 313 hp
- Torsi: 360 Nm
- Akselerasi: 0-100 km/jam dalam 5,9 detik
- Jarak tempuh: Hingga 650 km per pengisian penuh
- Baterai: BYD Blade Battery 82,56 kWh
- Pengisian daya AC: Sekitar 11,3 jam
- Penggerak: RWD, transmisi otomatis single-speed
Dikenal sebagai salah satu mobil listrik dengan teknologi canggih dan efisien, kasus kebakaran ini tentu menjadi sorotan terkait keamanan baterai kendaraan listrik di Indonesia.

