Timnas Indonesia Bakal Jadi Batu Sandungan, Pelatih Timnas China Terancam Dipecat
JAKARTA - Dua laga terakhir Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia tampaknya menjadi penentuan nasib Branko Ivankovic sebagai pelatih Timnas China.
Juru taktik asal Kroasia itu tengah dalam tekanan hebat menyusul hasil jeblok yang dituai Tim Naga sejauh ini.
Dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi dan Australia beberapa waktu lalu membuat China terhempas ke dasar klasemen Grup C dengan torehan lima poin.
Pada 5 Juni mendatang, China akan kembali mendapat ujian berat dimana Zhang
Yuning dan kawan-kawan menantang Indonesia dalam matchday 9 yang rencananya bakal mentas di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.
Di klasemen, nasib Indonesia masih lebih baik dari tim tamu. Skuad Garuda bercokol di posisi keempat dengan torehan sembilan poin. Meski sempat dipermak Australia 5-1, tapi tim asuhan Patrick Kluivert mampu bangkit dan mengalahkan Bahrain 1-0 di laga selanjutnya.
Setelah bertandang ke Jakarta, China akan melakoni laga pamungkas melawan Bahrain di kandangnya, Chongqing Longxing Football Stadium, 10 Juni.
Media China, Sohu, belum lama ini menyatakan bahwa Branko Ivankovic harus bisa membawa Tim Naga lolos ke Piala Dunia dua tahun mendatang di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Jika tidak, bukan tak mungkin ia bakal terdepak dari singgasana kepelatihan yang sudah ia emban sejak 24 Februari 2024.
"Jika Ivankovic ingin mendapat dukungan lebih banyak lagi, misalnya terhindar dari krisis pemecatan, ia harus membawa Timnas China melaju ke putaran keempat, serta membuktikan kemampuannya sebagai pelatih dan kekuatan tim lewat tindakan nyata," ulas Sohu.
Di bawah arahan Branko Ivankovic, China tak banyak mengalami perubahan. Bagaimana tidak, dari 12 laga Branko Ivankovic baru bisa mempersembahkan tiga kemenangan, tujuh kali kalah, serta dua kali imbang.