Lima Kecamatan di Kota Samarinda Terendam Banjir, Seorang Warga Meninggal Dunia


Oleh : Ronald Steven

JAKARTA - Bencana banjr merendam sejumlah pemukiman warga yang ada di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur hingga menyebabkan adanya korban meninggal dunia.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama mengakibatkan banjir merendam lima kecamatan sejak Senin (12/5).

Banjir ini menyebabkan lima kecamatan terdampak yaitu Kecamatan Samarinda Utara, Kecamatan Samarinda Ulu, Kecamnatan Sungai Pinang, Kecamatan Samarinda Ilir dan Kecamatan Loa Janan Ilir.

"Peristiwa ini menyebabkan satu warga bernama Ikhsan meninggal dunia dan satu balita laki laki usia 2,5 tahun masih hilang terseret arus," kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (13/5).

Abdul menjelaskan, untuk kerugian materiil dilaporkan 36 akses jalan dan dua fasilitas pendidikan terdampak.

Sementara itu, Abdul memastikan petugas gabungan masih melakukan penyisiran untuk mencari korban hilang dan terus lakukan asesmen.

Sampai dengan saat ini, Abdul memastikan bahwa kondisi terkini banjir masih belum surut dengan ketinggian air 35 – 80 sentimeter.

Abdul kemudian mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam mengantisipasi ancaman potensi risiko bencana hidrometeorologi basah.

"Segera lakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman jika terjadi hujan deras lebih dari satu jam dan jarak pandang kurang dari 100 meter," imbaunya.

"Pemerintah daerah diminta untuk segera memeriksa kesiapan perangkat, personel, serta sumber daya guna menghadapi potensi darurat. Masyarakat diharapkan untuk selalu mengikuti arahan pemerintah dan tidak termakan dengan isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," sambungnya.

Tampilan Utama