JAKARTA – Setiap tanggal 12 Mei, dunia memperingati International Nurses Day atau Hari Perawat Internasional. Tanggal ini dipilih untuk menghormati hari lahir Florence Nightingale (1820–1910), tokoh yang dianggap sebagai pelopor keperawatan modern. Peringatan ini bukan sekadar bentuk apresiasi terhadap profesi perawat, tetapi juga momentum penting untuk menyoroti kontribusi vital mereka dalam sistem kesehatan, kehidupan sosial, hingga ketahanan ekonomi global.
Singkat Hari Perawat Internasional
Gagasan mengenai Hari Perawat Internasional pertama kali diusulkan pada tahun 1953 oleh Dorothy Sutherland dari Departemen Kesehatan, Pendidikan, dan Kesejahteraan Amerika Serikat. Ia menyampaikan usulan tersebut kepada Presiden Dwight D. Eisenhower, meski belum langsung diwujudkan.
Barulah pada tahun 1965, International Council of Nurses (ICN) secara resmi memperkenalkan Hari Perawat Internasional. Kemudian pada 1974, tanggal 12 Mei ditetapkan secara permanen sebagai hari peringatan, bertepatan dengan ulang tahun Florence Nightingale. Sejak saat itu, Hari Perawat Internasional menjadi agenda tahunan untuk merayakan jasa para perawat di seluruh dunia.
Simbol dan Tradisi
Salah satu simbol paling ikonik dari Hari Perawat Internasional adalah lampu. Ini terinspirasi dari kebiasaan Florence Nightingale yang melakukan patroli malam dengan membawa lampu untuk memastikan kondisi para tentara yang terluka saat Perang Krimea. Dalam berbagai negara, simbol lampu ini diabadikan melalui seremoni “Lamp Lighting” yang menjadi penghormatan atas dedikasi dan kepedulian perawat.
Perkembangan Peringatan Hari Perawat
Sejak tahun 1982, Amerika Serikat menetapkan minggu perayaan nasional untuk profesi keperawatan (National Nurses Week) yang berpuncak pada tanggal 12 Mei. Di tingkat global, Hari Perawat Internasional diperingati dengan seminar, kampanye advokasi, dan acara edukatif yang melibatkan tenaga kesehatan, organisasi, dan masyarakat luas.
Tiap tahunnya, ICN juga menetapkan tema khusus yang mencerminkan isu-isu aktual dalam dunia keperawatan dan kesehatan. Tema-tema ini bertujuan meningkatkan kesadaran, memperjuangkan kondisi kerja yang lebih baik, dan mengapresiasi peran strategis perawat dalam pelayanan kesehatan berkualitas.
Tema Hari Perawat Internasional 2025
Pada tahun 2025, tema Hari Perawat Internasional adalah: “Our Nurses. Our Future. Caring for nurses strengthens economies.” (Perawat Kita. Masa Depan Kita. Merawat Perawat Menguatkan Ekonomi).
Tema ini menekankan pentingnya menjaga kesejahteraan fisik, mental, dan emosional para perawat. Dalam konteks pascapandemi dan tekanan global pada sistem kesehatan, perlindungan terhadap para perawat menjadi hal yang sangat mendesak. Kesehatan dan ketahanan tenaga perawat berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kesehatan serta daya tahan ekonomi di berbagai negara.
Pemerintah dan pemangku kebijakan didorong untuk mengalokasikan dana dan kebijakan nyata demi menjaga para perawat agar tidak mengalami kelelahan, stres berkepanjangan, atau kekurangan dukungan. Ketika perawat sehat dan dihargai, masyarakat pun mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, dan pada akhirnya, perekonomian pun menjadi lebih kuat dan tangguh.
Hari Perawat Internasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk nyata dari penghormatan dan refleksi atas jasa-jasa para perawat di seluruh dunia. Di tengah tantangan global seperti pandemi dan krisis kesehatan lainnya, perawat telah membuktikan bahwa mereka adalah pilar tak tergantikan dalam sistem kesehatan.
Dengan tema tahun ini yang berfokus pada kesejahteraan dan kontribusi ekonomi, Sobat Holopis diajak untuk mendukung dan menghargai profesi mulia ini, karena dengan merawat perawat, kita sedang merawat masa depan dunia.

