Wali Kota Makassar : Warga Miskin Jangan Bikin Anak Terus!
MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyinggung program Keluarga Berencana (KB) dalam mengentaskan kemiskinan di Makassar.
Pria yang disapa Appi itu menyampaikan hal tersebut saat mendampingi Menteri Sosial, Saifullah Yusuf saat mengunjungi rumah Naila, siswi penerima beasiswa Sekolah Rakyat, gagasan Presiden Prabowo di Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang, Kamis (8/5).
Di hadapan warga, Munafri secara tegas mengingatkan warga akan pentingnya merencanakan jumlah anak sesuai dengan kemampuan ekonomi.
Saat memulai sambutan, dia bertanya kepada warga berapa anak yang dimiliki. Jawaban dari warga bermacam-macam. Ada yang memiliki anak 3 ada juga 4.
Dia pun mengingatkan pentingnya menjaga kehamilan dan pentingnya menjaga jarak anak. Demi kesehatan anak dan kesejahteraan keluarga.
"Susah kalau tidak KB ini Pak Menteri," kata Appi yang disambut gelak tawa warga.
Munafri pun mengingatkan masyarakat untuk mempertimbangkan dengan bijak jumlah anak yang dimiliki, terutama bagi keluarga dengan penghasilan terbatas atau kategori miskin.
"Saya sampaikan, kalau bapak-bapaknya, ibu-ibunya pekerjaannya semrawutan, masih belum mampu mencukupi kehidupan keluarganya selama satu bulan, tolong jangan selalu bikin anak. Ada KB. Supaya apa? Supaya kualitas keluarga ini bisa meningkat," kata Munafri yang masih disambut gelak tawa warga.
Mantan CEO PSM Makassar itu lantas mencontohkan situasi keluarga dengan penghasilan minim namun memiliki banyak anak.
Menurut APPI, penghasilan minim tidak hanya akan berdampak pada masalah ekonomi, tetapi juga kesehatan dan pendidikan anak.
"Coba bayangkan, minta maaf ini, minta maaf sekali, minta maaf, kalau penghasilannya cuma Rp 1 juta satu bulan lalu anaknya 5 orang, bagaimana mau terpenuhi gizinya, pakaiannya, makanannya dan sebagainya," katanya.
Munafri pun menegaskan kualitas keluarga sangat ditentukan oleh perencanaan yang matang, termasuk dalam hal jumlah anak.
Dia menyatakan pemerintah terus berupaya membantu warga lewat berbagai program pemberdayaan, namun warga juga diimbau berperan aktif menjaga kesejahteraan keluarga melalui program KB.
"Saya harap ini bisa menjadi perhatian kita bersama. Lebih penting lagi bahwa pemerintah tentu tidak akan membiarkan keadaan seperti ini terus. Kami akan turut membantu proses pemberdayaan di semua sudut yang ada di Kota Makassar ini," pungkas Appi.