JAKARTA – Manchester United (MU) akan berhadapan dengan Tottenham Hotspur di final Liga Europa. Pelatih Ruben Amorim pun bilang bahwa Setan merah perlu keberuntungan pada pertandingan tersebut.
Sebelumnya diketahui, Manchester United lolos ke babak final Liga Europa 2024/2025, dengan keunggulan agregat 7-1 atas Athletic Bilbao.
MU berhasil menang dengan skor 3-0 tanpa balas pada leg pertama, lalu Setan Merah menang 4-1 pada leg kedua di Old Trafford.
Sementara Tottenham Hotspur melaju ke babak final Liga Europa 2024/2025, setelah menyingkirkan Bodo/Glimt dengan keunggulan agregat 5-1. The Lilywhites menang 3-1 di kandang sendiri, lalu pada leg kedua menang 2-0 tanpa balas.
Praktis, babak final Liga Europa jadi milik dua tim elit Liga Inggris tersebut. Namun dengan lolosnya Tottenham, Manchester United patut waspada meski dicap sebagai tim yang paling diunggulkan untuk juara.
Mengapa demikian, Manchester United selalu menelan kekalahan dalam tiga pertemuan terakhirnya atas Tottenham Hotspur di kompetisi domestik musim ini.
Tercatat, Manchester United kandas di kandang sendiri dengan skor 3-0 tanpa balas, lalu kalah 1-0 di markas Tottenham, kemudian kalah 3-4 saat main di perempat final Carabao Cup.
Ada pun dua dari tiga kekalahan yang didapat Manchester United itu ketika di bawah kepelatihan Ruben Amorim.
Sadar lawannya di final Liga Europa adalah Tottenham, Amorim menyebut bahwa MU butuh keberuntungan.
“Pertama-tama, jika anda bertaruh, sulit bagi sebuah klub untuk kalah empat kali beruntun. Jadi kami dilarang berpikir seperti itu,” ucap Amorim, seperti dikutip Holopis.com dari situs resmi MU.
“Saya rasa kami harus memiliki skuad yang lengkap, ini sangat penting. Dan kami perlu mempelajari pertandingan dengan baik. Kemudian kami perlu untuk memiliki sedikit keberuntungan,” tambahnya.
“Karena pada hari ini, anda merasa kami kebobolan sebuah gol, tapi kami melakukan banyak sekali transisi untuk mencetak sebuah gol, dan kami gagal mencetak gol. Kami harus efisien di pertandingan tersebut,” tukasnya.


