Presiden Prabowo Bela Hasan Nasbi : Dia Baru Menjabat

0 Shares

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan sinyalemen menolak pengunduran diri Hasan Nasbi dari posisinya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Presiden.

Hal itu pertama bermula ketika Hasan Nasbi hadir dalam rapat kabinet paripurna meski sudah mengajukan surat pengunduran dirinya beberapa waktu lalu.

- Advertisement -

Kemudian, Presiden pun memaklumi kinerja para pembantunya selama 6 bulan menjabat dengan segala kekurangan dan kelebihannya.

“Di sana sini ada keseleo wajar. Ada khilaf wajar ada menteri senior yang sudah lama pengalaman, ada yang baru menjabat,” kata Presiden Prabowo dalam pernyataannya pada Senin (5/5).

- Advertisement -

Presiden Prabowo pun sampai menggunakan dirinya sebagai perbandingan dalam melakukan kesalahan-kesalahan saat menjabat sebagai Kepala Negara.

“Saya aja baru menjabat berapa hari presiden salah jalan di Istana Merdeka. Bener cari wc dimana wc wajar,” ungkapnya.

Secara khusus, Prabowo pun memaklumi kesalahan bicara yang disampaikan Hasan Nasbi karena terbilang masih berusia belia di pemerintahan.

“Jadi kita sudahlah ada mungkin juru bicara saya keseleo, ya namanya manusia dia baru menjabat ya gak?” pintanya.

Kendati demikian, Presiden Prabowo pun memperingatkan agar para senior di Kabinet Merah Putih tidak sampai melakukan kesalahan seperti Hasan Nasbi. Namun, pengecualian diberikan kepada Natalius Pigai.

“Kalau yang senior salah bicara ya salah. Airlangga salah bicara enggak bisa. Ini yang baru-baru ini, Natalius Pigai maklum lah,” tuturnya seraya disambut tawa sejumlah menteri lainnya.

Hasan Nasbi telah resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Presiden atau Presidential Communication Office of the Republic of Indonesia (PCO RI). Hasan mengaku telah menyampaikan surat pengunduran dirinya kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dalam sebuah video yang diunggah oleh Total Politik, Dalam video yang sama, Hasan mengaku telah menandatangani dan mengirimkan surat pengunduran diri pada 21 April 2025 lalu, melalui dua koleganya, yakni Mensesneg dan Seskab.

“Maka pada hari ini, 21 April 2025 sepertinya saat itu sudah tiba, surat pengunduran diri saya tandatangani dan saya kirimkan kepada Presiden,” kata Hasan Nasbi, seperti dikutip Holopis.com, Selasa (29/4).

Hasan menegaskan bahwa keputusan untuk mundur dari jabatan Kepala PCO telah dipertimbangkan secara matang dan tidak berdasarkan dorongan emosional. Ia merasa sudah waktunya untuk memberi ruang bagi sosok yang lebih layak untuk mengisi posisi tersebut.

Ia menambahkan bahwa keputusannya diambil dengan tenang dan merupakan langkah terbaik demi perbaikan komunikasi pemerintah di masa depan.

“Jadi ini bukan keputusan yang tiba-tiba dan bukan keputusan yang emosional. Ini rasanya jalan terbaik yang dipikirkan dalam suasana yang amat tenang dan demi kebaikan komunikasi pemerintah di masa yang akan datang,” ujarnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis