Lepas Jemaah Haji Kloter Perdana, Menag : Ini Bukan Perjalanan Biasa
JAKARTA – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (1/5), saat Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melepas keberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia.
Bagi Menag, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci. Lebih dari itu, haji adalah perjalanan jiwa dan spiritual, sebuah perjalanan 'menuju langit' yang menuntut niat dan ketulusan hati.
"Perjalanan haji ini bukan perjalanan biasa. Ini adalah perjalanan ke langit," ujar Menag Nasaruddin dalam sambutannya, seperti dikutip Holopis.com, Jumat (2/5).
Menag menekankan pentingnya untuk memperbaiki niat berhaji hanya untuk beribadah kepada Allah SWT. Ia juga menekankan, bahwa keikhlasan merupakan bekal utama dalam menjalani ibadah haji.
"Perbaikilah niat, karena keikhlasan adalah vitamin paling kuat dalam menjalankan ibadah ini," lanjutnya.
Menag juga mengingatkan betapa berharganya kesempatan berhaji. Dari ratusan juta umat Islam di seluruh dunia, hanya segelintir yang diundang oleh Allah ke Baitullah.
"Ratusan juta umat Islam di dunia, tetapi yang diundang hanya segelintir. Maka jagalah kesucian perjalanan ini, jangan sampai energi tersedot oleh hal-hal yang tidak perlu," pesannya.
Menag berharap para jemaah dapat menjaga kekompakan dan memaknai setiap proses ibadah dengan hati yang bersih dan penuh rasa syukur. Ia pun mengakhiri sambutannya dengan optimisme.
"Dengan ikhtiar, doa, dan niat yang lurus, insya Allah, semua bisa berjalan lancar," tandasnya.
Sebagai informasi, bahwa jemaah haji Indonesia yang berangkat pada kloter pertama ini tercatat sebanyak 7.514 jemaah. Mereka berasal dari 19 embarkasi yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pemberangkana untuk 19 kloter tersebut akan dilakukan menggunakan pesawat Garuda Indonesia, yang akan lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta), Cengkareng.