Fakta Unik Vatikan, Negara Terkecil di Dunia yang Terletak di Roma
JAKARTA - Dunia baru saja kehilangan salah satu tokoh penting dalam sejarah modern dengan meninggalnya Paus Fransiskus pada usia 88 tahun. Setelah lebih dari satu dekade memimpin Gereja Katolik, sosok Paus Fransiskus dikenal dengan gaya kepemimpinan yang sederhana dan keterbukaannya terhadap berbagai isu global.
Jenazah Paus Fransiskus telah dimakamkan secara sederhana di makam bawah tanah Basilika Santa Maria Maggiore pada Sabtu (26/4). Misa Pemakaman Paus Fransiskus ditonton oleh seluruh umat di dunia, dan dihadiri oleh ratusan pemimpin negara, termasuk mantan Presiden RI Joko Widodo.
Momen ini kembali mengarahkan perhatian dunia pada Vatikan, negara kecil yang memiliki peran besar dalam dinamika keagamaan internasional. Buat Sobat Holopis yang penasaran, berikut ini enam fakta menarik tentang Vatikan yang jarang diketahui!
1. Negara Terkecil di Dunia
Dengan luas hanya 0,44 kilometer persegi dan jumlah penduduk sekitar 825 orang, Vatikan memegang predikat sebagai negara terkecil di dunia. Letaknya berada tepat di dalam kota Roma, Italia, dan dapat dijelajahi dengan berjalan kaki dalam waktu kurang dari satu jam.
2. Tidak Memiliki Penjara Tetap
Vatikan tidak memiliki penjara tetap. Sebagai gantinya, tersedia beberapa sel untuk penahanan sementara. Untuk kasus hukuman penjara jangka panjang, terpidana akan menjalani masa hukuman di fasilitas penjara Italia sesuai perjanjian antara Vatikan dan Italia. Meskipun begitu, Vatikan tercatat memiliki tingkat kejahatan per kapita tertinggi, yang sebagian besar disebabkan oleh kasus-kasus kecil seperti pencopetan dan pencurian yang dilakukan wisatawan.
3. Konsumsi Anggur Tertinggi per Kapita
Warga Vatikan mengonsumsi anggur lebih banyak dibandingkan negara lain, dengan rata-rata mencapai 74 liter per orang per tahun. Beberapa faktor yang menyebabkan tingginya angka ini adalah tradisi makan bersama dalam kelompok besar dan kemudahan akses pembelian anggur secara bebas pajak.
4. Paus Dilindungi oleh Garda Swiss
Sejak tahun 1506, pengamanan Paus menjadi tanggung jawab Garda Swiss. Hingga kini, sekitar 135 tentara bertugas menjaga keamanan Tahta Suci. Untuk menjadi anggota Garda Swiss, seseorang harus beragama Katolik, berkewarganegaraan Swiss, berusia antara 19 hingga 30 tahun, memiliki tinggi badan minimal 1,74 meter, serta telah menyelesaikan pelatihan militer dasar.
5. Tidak Ada Kewarganegaraan Seumur Hidup
Vatikan tidak menerapkan sistem kewarganegaraan berdasarkan kelahiran. Kewarganegaraan hanya diberikan kepada individu yang memiliki tugas resmi untuk melayani Tahta Suci, dan otomatis dicabut setelah masa tugas tersebut berakhir. Sobat Holopis perlu tahu, sistem ini membuat kewarganegaraan di Vatikan menjadi salah satu yang paling eksklusif di dunia.
6. Seluruh Wilayah Diakui sebagai Situs Warisan Dunia
Vatikan merupakan satu-satunya negara di dunia yang seluruh wilayahnya diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Pengakuan ini diberikan pada tahun 1984 dan mencakup bangunan-bangunan bersejarah seperti Basilika Santo Petrus dan Santa Maria Maggiore.
Sobat Holopis pernah ke Vatikan?