Prabowo: Ustad Adi Hidayat Bukan Hanya Ulama, Tapi Inovator Bangsa
JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ustad Adi Hidayat atas inisiasinya melahirkan Gerakan Indonesia Menanam (Gerina).
Pujian itu disampaikan langsung oleh Presiden saat menghadiri peluncuran gerakan tanam padi serentak di 14 provinsi, yang dipusatkan di Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Ogan Ilir, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (23/4).
"Saya bahagia hari ini ada seorang ulama, seorang Ustad yang visioner, pemikirannya luar biasa. Seorang pemimpin Islam, tapi dengan wawasan Pancasila yang kuat," ujar Prabowo.
Lebih dari sekadar program pertanian, Prabowo melihat Gerina sebagai simbol kolaborasi lintas iman dan budaya. Ia memuji langkah Ustad Adi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, tanpa memandang latar belakang agama, untuk bersama-sama menjaga ketahanan pangan nasional.
"Semua umat, walaupun berbeda agama, dianggap sebagai keluarga. Inilah Indonesia yang kita bangun: aman, damai, dan kuat," lanjutnya.
Prabowo menilai langkah inovatif ini sebagai tonggak penting dalam kebangkitan bangsa. Menurutnya, kemajuan Indonesia dimulai dari gerakan-gerakan kecil di level desa, kecamatan, hingga provinsi.
"Kita ingin swasembada pangan dimulai dari unit terkecil—kabupaten, kecamatan, dan provinsi," tegasnya.
Ia pun tak ragu menyebut Ustad Adi sebagai teladan sekaligus inovator sejati.
"Ini Ustad yang ing ngarso sung tulodo, tapi juga inovator. Kalau ada 100 Ustad seperti beliau, bersama TNI-Polri, pemimpin lintas agama, kita bisa membuat Indonesia semakin terhormat," tutup Prabowo penuh semangat.