Volodymyr Zelensyy Kenang Paus Fransiskus Sebagai Sosok Pemersatu


Oleh : Darin Brenda Iskarina

JAKARTA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengenang sosok Paus Fransiskus yang meninggal dunia pada hari ini, Senin (21/4). Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa sosok pemimpin Katolik dan Kepala Negara Vatikan itu adalah seseorang yang sudah mendedikasikan hidupnya untuk Tuhan.

“Hidupnya didedikasikan untuk Tuhan, untuk umat, dan untuk Gereja,” kata Volodymyr di akunnya @ZelenskyyUa, dikutip Holopis.com, Senin (21/4).

Ia mengatakan bahwa Paus Fransiskus tahu bagaimana untuk memberikan harapan, dan meringankan penderitaan melalui doa. Volodymyr Zelenskyy mengatakan Paus Fransiskus telah berdoa untuk masyarakat Ukraina.

“Ia tahu bagaimana memberi harapan, meringankan penderitaan melalui doa, dan memupuk persatuan. Ia berdoa untuk perdamaian Ukraina dan untuk warga Ukraina,” lanjutnya.

Ia kemudian berduka bersama seluruh umat Katolik di dunia, dan semua umat Kristen yang mengharapkan dukungan spiritual dari Paus Fransiskus.

Sebelum meninggal dunia pada hari ini, Senin (21/4), Paus Fransiskus sempat dirawat di rumah sakit di Roma karena infeksi pernapasan. Paus kembali melakukan misa publik pada Misa Vigili Paskah pada Sabtu Suci, untuk pertama kalinya sejak sembuh dari bronkitis.

Kemudian, Paus pun dirawat kembali di Rumah Sakit Poliklinik Agostino Gemelli pada hari Jumat, 14 Februari 2025, setelah menderita bronkitis selama beberapa hari. Situasi klinis Paus Fransiskus berangsur-angsur memburuk, dan dokternya mendiagnosis pneumonia bilateral pada hari Selasa, 18 Februari.

Terakhir, ia melakukan perjalanan apostolik ke Indonesia. Ia tiba di Jakarta pada 3 sampai 6 September 2024. Banyak kegiatan dilakukan termasuk melakukan kunjungan ke Masjid Istiqlal Jakarta dan bertemu langsung dengan Imam Masjid Prof Nasaruddin Umar.

Tampilan Utama