JAKARTA – Gubernur Jakarta Pramono Anung mengumbar janji bakal melakukan pemindahan patung pejuang Mohammad Husni Thamrin (MH Thamrin) ke Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Hal itu disampaikan kader PDIP tersebut saat menghadiri halalbihalal Muhammadiyah DKI Jakarta di Salemba pada Sabtu (19/4).
“Saya bilang dalam rapat, saya nggak mau patungnya MH Thamrin tidak berada di Jalan MH Thamrin. Harus kita pindahkan ke Jalan Thamrin,” kata Pramono dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com.
Dengan penuh percaya diri, Pramono menyebut bahwa biaya pemindahan itu akan menggunakan dana koefisien lantai bangunan atau dana KLB demi alasan tertentu.
Dimana KLB diketahui merupakan sejenis denda yang diserahkan oleh perusahaan swasta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta karena membangun gedung melebihi ketentuan jumlah lantai.
“Jangan khawatir, saya akan membangun itu pakai dana KLB. Supaya nggak ada yang menumpangi. Sepenuhnya kita bangun, dan ini menjadi simbol utamanya Jakarta,” ungkapnya.
Pramono bahkan sesumbar siap pasang badan jika ada pihak yang melakukan protes atas ide pemindahan patung yang saat ini berada di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Patung tersebut diresmikan oleh Gubernur Jakarta periode 2007-2012, Fauzi Bowo
“Kalau ada yang protes, saya yang punya ide, saya yang bertanggung jawab, saya yang akan menyelesaikannya,” tegasnya.
Mengenai alasan pemindahan, Pramono menyebut bahwa sosok MH Thamrin adalah simbol dari warga Betawi yang tidak boleh kalah dengan sosok Jenderal Sudirman.
“Karena ini simbol Jakarta, ini simbol Betawi. Dan patungnya MH Thamrin nggak boleh kalah sama patungnya Jenderal Sudirman,” tukasnya.
“Ini bentuk penghargaan kita orang yang dianggap berjasa untuk membangun Jakarta, yaitu Mohammad Husni Thamrin,” sambungnya.

