JAKARTA – Pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan performa yang cukup beragam sepanjang perdagangan pekan ini, yakni pada periode perdagangan tanggal 14 – 17 April 2025.
Berdasarkan data BEI, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang perdagangan pekan ini mengalami kenaikan hampir 3 persen ke level 6.438, meskipun perdagangan pekan ini berlangsung singkat, yakni hanya empat hari saja.
“Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan mengalami peningkatan sebesar 2,81 persen, ditutup pada level 6.438,269 dari 6.262,226 pada pekan lalu,” ujar Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad dalam siaran pers yang dikutip Holopis.com, Jumat (17/4).
Salah satu pencapaian menonjol di pasar saham pada pekan ini adalah rata-rata volume transaksi harian yang melonjak 19,22 persen, menjadi 22,54 miliar lembar saham. Jauh lebih tinggi dari pekan sebelumnya yang hanya 18,90 miliar lembar saham.
Penguatan pada pasar saham domestik juga tergambar dari kapitalisasi pasar (market cap) di BEI yang naik hampir 4 persen, tepatnya 3,98 persen menjadi Rp11.120 triliun.
Kendati demikian, tidak semua indikator mencatatkan penguatan. Rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami penurunan yang terbilang cukup tipis, yakni hanya 1,01 persen menjadi 1,18 juta kali transaksi,
Sementara rata-rata nilai transaksi harian justru anjlok 1,7 persen menjadi Rp14,56 triliun, dari yang pada pekan lalu tercatat sebesar Rp14,81 triliun.
Sementara itu, investor asing masih melanjutkan aksi jualnya. Pada hari terakhir perdagangan pekan ini, Kamis (17/4), investor asing mencatatkan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp679,86 miliar. Dengan demikian, net sell asing sepanjang perdagangan 2025 ini mencapai Rp13,6 triliun.


